90 Tewas dan 12 Orang Hilang Akibat Banjir di Vietnam

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VIETNAM – Banjir besar yang melanda Vietnam tengah pekan ini telah mengakibatkan sedikitnya 90 orang tewas dan 12 lainnya hilang, menurut otoritas penanggulangan bencana setempat. Bencana ini juga menimbulkan kerugian ekonomi lebih dari 341 juta dolar AS atau sekitar Rp5,68 triliun.

 

Banjir melanda wilayah Vietnam tengah dan dataran tinggi, menyebabkan kerusakan luas pada infrastruktur dan properti. Berdasarkan laporan dari VnExpress, Provinsi Dak Lak mencatat korban jiwa terbanyak dengan 63 orang. Di Provinsi Khanh Hoa, tempat Kota Nha Trang berada, 14 orang dilaporkan tewas. Provinsi lainnya seperti Lam Dong melaporkan lima korban, Gia Lai tiga, serta masing-masing dua korban di Hue dan Da Nang, dan satu di Quang Tri.

 

Banjir juga merusak lebih dari 1.154 rumah dan mengganggu transportasi di berbagai wilayah, dengan banyak jalan nasional dan jalur perdesaan tidak dapat dilalui akibat genangan air dan tanah longsor. Pada puncak bencana, pemadaman listrik mempengaruhi sekitar 1,2 juta rumah tangga, dan hingga Ahad, sebanyak 257.000 rumah tangga masih hidup tanpa listrik, menyebabkan gangguan besar pada layanan telepon seluler dan internet.

 

Langkah Tanggap Darurat

Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh telah menyerukan langkah yang lebih kuat untuk mengatasi banjir parah ini. Pemerintah Vietnam telah mengalokasikan bantuan darurat sebesar 700 miliar dong atau sekitar 26,6 juta dolar AS (Rp443,4 miliar) untuk mendukung upaya pemulihan di daerah yang paling terdampak bencana.

 

Otoritas setempat menyatakan bahwa personel militer dan kepolisian telah dikerahkan untuk menangani situasi tersebut. Mereka juga melaporkan bahwa sekitar 3,24 juta ternak dan unggas mati atau tersapu banjir.**

 

sumber: REPUBLIKA.CO.ID

Berita Terkait

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok
Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor
Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot
Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Bripka F. S. Tambunan Cek Ketahanan Pangan Bergizi di Kelurahan Dumai Kota, Warga Kembangkan Tanaman Terong
Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Fokus Budidaya Sawi dan Selada
Bhabinkamtibmas Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi di Jalan Datuk Laksamana

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:45

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok

Selasa, 22 September 2026 - 10:21

Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor

Kamis, 10 September 2026 - 09:15

Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:19

Bripka F. S. Tambunan Cek Ketahanan Pangan Bergizi di Kelurahan Dumai Kota, Warga Kembangkan Tanaman Terong

Berita Terbaru