Pendiri Google Harta Rp 4.300 Triliun Mengaku Menyesal Pensiun

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Salah satu pendiri Google, Sergey Brin, kembali aktif menangani pengembangan kecerdasan buatan (AI) di Alphabet, setelah sebelumnya sempat pensiun dari operasional harian perusahaan.

Ia mengakui bahwa percepatan inovasi AI membuat keputusan pensiun dini menjadi tidak lagi relevan.

Baru-baru ini saat berbicara di Universitas Stanford, ia mengatakan sempat merasa kehilangan arah dan tidak tajam lagi secara mental setelah meninggalkan pekerjaan teknis, hingga akhirnya kembali terlibat dalam riset dan pengembangan AI di Google.

Brin sebelumnya memutuskan pensiun sekitar satu bulan sebelum pandemi Covid-19 dengan rencana mempelajari fisika. Namun setelah rutinitas hilang, ia merasa kehilangan ruang stimulasi teknis.

Ketika Alphabet mulai membuka kantor secara terbatas, Brin kembali hadir dan akhirnya terlibat dalam pengembangan model Gemini AI yang ia sebut sangat memuaskan. Ia menilai memilih pensiun akan menjadi kesalahan besar.

Dalam kesempatan yang sama, Brin juga mengevaluasi perjalanan investasi AI Google. Ia menyebut perusahaan sempat kurang agresif setelah merilis riset Transformer pada 2017, yang kini menjadi fondasi model bahasa besar di berbagai perusahaan.

Ia mengatakan sikap hati-hati internal memperlambat peluncuran chatbot karena kekhawatiran soal akurasi, sementara pesaing seperti OpenAI bergerak lebih cepat dan memicu adopsi AI generatif secara luas.

Brin juga merefleksikan sejumlah langkah yang kurang tepat di masa lalu, termasuk Google Glass.

“Semua orang mengira mereka adalah Steve Jobs berikutnya,” kata Brin. “Aku juga pernah melakukan kesalahan itu,” imbuhnya

Meski demikian, Brin menilai Google tetap unggul berkat investasi jangka panjang di riset jaringan saraf, chip khusus, serta pusat data berskala global.

Menurutnya, hanya sedikit perusahaan yang mampu mengoperasikan seluruh rantai teknologi AI mulai dari riset hingga infrastruktur komputasi.

Brin juga menyinggung kesiapan talenta di era AI. Ia mendorong mahasiswa agar tetap memilih bidang teknis dan tidak beralih hanya karena kemampuan AI menulis kode.

Menurutnya, pemrograman tetap memiliki nilai tinggi dan menjadi bagian fundamental dalam pengembangan sistem AI. Brin mengatakan keterlibatannya saat ini didorong oleh pesatnya dinamika riset.

“Jika melewatkan berita AI selama sebulan, kamu akan tertinggal jauh,” ujarnya.

Keunggulan Google dalam pengembangan AI membuat harta Brin dan Larry Page sebagai pendiri Google makin melimpah. Bahkan, Brin kini adalah orang terkaya ketiga di dunia dengan harta US$ 253,5 miliar atau Rp 4.273 triliun.**

 

sumber:CNBC Indonesia

Berita Terkait

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok
Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor
Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot
Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Bripka F. S. Tambunan Cek Ketahanan Pangan Bergizi di Kelurahan Dumai Kota, Warga Kembangkan Tanaman Terong
Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Fokus Budidaya Sawi dan Selada
Bhabinkamtibmas Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi di Jalan Datuk Laksamana

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:45

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok

Selasa, 22 September 2026 - 10:21

Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor

Kamis, 10 September 2026 - 09:15

Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:19

Bripka F. S. Tambunan Cek Ketahanan Pangan Bergizi di Kelurahan Dumai Kota, Warga Kembangkan Tanaman Terong

Berita Terbaru