Udara Pekanbaru Kategori Tidak Sehat, PAUD hingga SMP Belajar Daring Dua Hari

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengambil langkah pencegahan. Pembelajaran tatap muka bagi siswa PAUD hingga SMP ditiadakan sementara dan dialihkan ke sistem daring selama dua hari, 7-8 September 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah kualitas udara Pekanbaru masuk kategori tidak sehat. Berdasarkan data BMKG, konsentrasi partikulat PM2,5 pada Minggu (6/9/2026) pukul 19.00 WIB tercatat mencapai 199,23 µg/m³. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah karena anak-anak termasuk kelompok rentan terhadap paparan udara tidak sehat.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kebijakan tersebut bukan keputusan yang diambil secara tergesa-gesa. Pemko telah memantau kualitas udara selama dua hingga tiga hari terakhir dengan mengacu pada data BMKG, pemantauan ISPU oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta masukan Dinas Kesehatan dan dokter spesialis paru.

“Ketika menyangkut kesehatan, terutama kesehatan anak-anak kita, bagi kami keselamatan dan kesehatan harus menjadi nomor satu,” kata Agung usai rapat evaluasi, Minggu (6/9/2026) malam. Ia menegaskan, siswa bukan diliburkan, melainkan tetap mengikuti proses pendidikan melalui pembelajaran daring dari rumah.

Pemko Pekanbaru juga memastikan hingga saat ini tidak terdapat titik api di wilayah Kota Pekanbaru. Namun, kondisi asap dapat berubah mengikuti arah dan pergerakan angin sehingga asap dari wilayah lain berpotensi masuk ke Pekanbaru. Pemerintah bersama BMKG dan DLH akan terus memantau perkembangan kualitas udara.

Di sisi lain, pemerintah berharap hujan yang diprakirakan turun pada 8-10 September dapat membantu memperbaiki kualitas udara. Teknologi modifikasi cuaca juga diharapkan mampu memperluas wilayah hujan di Riau. Sambil menunggu kondisi membaik, Pemko Pekanbaru menyiapkan pembagian masker di sejumlah titik aktivitas warga, seperti pasar, terminal, halte dan persimpangan jalan. **

 

sumber: Riauterkini

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru
Dua Tahun Berturut-turut, Petugas Imigrasi Dumai Angga Rizky Putra Raih Penghargaan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulanan Abrasi di Kota Dumai
Depi Rusdianto Akan Adukan Pemberitaan Dugaan Penimbunan Solar ke Dewan Pers
PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Beri Pelatihan Pengolahan Sorgum untuk Kelompok Wirani Rejosari, Dorong Inovasi Produk Baru dan Perluas Jangkauan Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:19

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:44

Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:40

Dua Tahun Berturut-turut, Petugas Imigrasi Dumai Angga Rizky Putra Raih Penghargaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulanan Abrasi di Kota Dumai

Berita Terbaru