STAI Rokan diisukan Miring, Alumni Desak Yayasan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 8 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOROTLENSA, BaganBatu –  isu yang beredar, terkait dugaan adanya mahasiswa ‘Siluman’ di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rokan, Baganbatu, Alumni STAI Rokan angkatan 15 angkat bicara. Berita yang beredar di publik, yang diterbitkan oleh salah satu media online sangat meresahkan banyak pihak, diantaranya alumni. Demikian disampaikan Alumni STAI Rokan angkatan 15, M. Syarif, Minggu (7/4) di Baganbatu.

“Sumber mereka tidak jelas. Tidak ada itu istilah mahasiswa siluman. Apalagi yang dapat ijazah tanpa kuliah, asal jeplak saja” bantahnya.
Ia merasa tersinggung, ketika mengetahui info yang beredar bahwa mahasiswa STAI Rokan bisa mengikuti sidang akhir, lulus dan diwisuda walau tidak pernah aktif kuliah. Dikatakannya, sampai hari ini justru perkembangan dan peningkatan prestasi STAI Rokan semakin bagus dan meningkat.
“Jadi tolong jangan didengar info-info yang tidak jelas sumbernya. Kita sebagai masyarakat cerdas harus bisa mencerna informasi dengan baik” himbau Syarif.
Syarif menyampaikan untuk tahun ini saja sudah 11 orang alumni STAI Rokan yang lulus menjadi PNS. “Bahkan 1 diantaranya meraih nilai tertinggi di kementerian. Alumni STAI bukan orang sembarangan, itu bagian dari prestasi. Saya pribadi sangat bangga menjadi Alumni STAI Rokan” ujarnya.
Syarif berharap pihak Yayasan dan manajemen STAI Rokan agar tidak tinggal diam. Baginya ini persoalan serius, sudah mencemarkan nama baik STAI Rokan. “Hendaknya pihak STAI Rokan membawa ini ke ranah hukum. Kita akan upayakan mendesak pihak yayasan dan manajemen untuk melaporkan oknum yang tidak bertanggung jawab itu, dan kita siap mengawal sampai tingkat Polri sekalipun. Juga, lakukan somasi terhadap media yang menerbitkan informasi hoax tentang STAI Rokan ” tegas Syarif.
Terkait oknum yang dimaksud, Syarif dan kawan-kawan alumni menduga berasal dari angkatan 15 yang gagal diwisuda karena alasan tertentu. 
“Kuat keyakinan kita, ini hanya persoalan pribadi. Karena berbagai alasan yang memberatkan, oknum yang kita curigai tidak bisa mengikuti sidang akhir. Tapi, semoga kita salah sampai memiliki bukti-bukti yang kuat” bebernya menutup *** red

Berita Terkait

Dua Sekolah Dumai Wakili Riau di Ajang SSK Paripurna Tingkat Nasional 2026
Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026, Ini Syarat Pendaftarannya
Viral! Fantastis, Bermodalkan 70 Ribu Rupiah, Muhammad Ja’far Hasibuan Jadi Referensi Akademik Dunia
Prestasi Kian Gemilang, SMA Negeri 1 Pekanbaru Semakin Diminati pada SPMB 2026
Pelaksanaan SPMB SMP Negeri 46 Pekanbaru Berjalan Lancar, Pendaftar Capai 339 Siswa
Hasil SPMB Riau Diumumkan, 70.616 Calon Murid Diterima di Sekolah Negeri
SMAN 1 Kecamatan Gaung Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru untuk Memperkuat Literasi Bersama Pinus Foundation
Puspresnas Resmi Dirilis Deretan SMA Terbaik di Dumai 2026

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:37

Dua Sekolah Dumai Wakili Riau di Ajang SSK Paripurna Tingkat Nasional 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:15

Pemprov Buka Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Lanjutan 2026, Ini Syarat Pendaftarannya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:52

Viral! Fantastis, Bermodalkan 70 Ribu Rupiah, Muhammad Ja’far Hasibuan Jadi Referensi Akademik Dunia

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:32

Prestasi Kian Gemilang, SMA Negeri 1 Pekanbaru Semakin Diminati pada SPMB 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 17:47

Pelaksanaan SPMB SMP Negeri 46 Pekanbaru Berjalan Lancar, Pendaftar Capai 339 Siswa

Berita Terbaru