Irmansyah Apresiasi Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta Dalam Mendukung Penurunan Stunting

Selasa, 22 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com, KEPULAUAN MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Asisten 1 Setdakab, Drs. H. Irmansyah membuka sosialisasi program dan lokakarya penyusunan strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) untuk percepatan penurunan stunting di Ballroom Hotel Indobaru, Selasa (22/11/22) pagi.

Dalam sambutannya, Irmansyah memberikan apresiasi kepada Tanoto Foundation dan Yayasan Cipta atas inisiatif yang dilakukan dalam mendukung upaya perubahan perilaku masyarakat terkait pencegahan stunting.

Menurutnya, awal tahun 2021, Presiden Joko Widodo menargetkan untuk menurunkan angka stunting di Indonesia menjadi 14 persen pada 2024. Namun, berdasarkan survei status gizi Indonesia tahun 2021, stunting di Kepulauan Meranti tercatat sebesar 23,3 persen dan jumlah ini diatas rata-rata intervensi stunting di Provinsi Riau dari yang sebelumnya 22,3 persen.

“Perang terhadap stunting ini perlu strategi yang baik, karena masalah penghapusan stunting sudah dari dulu, namun bias bahkan makin bertambah jumlahnya. Maka dari itulah butuh strategi yang jitu dan dukungan semua pihak,” ungkap Irmansyah

Kemudian, dalam sambutan Dedi Triadi selaku program provincial lead Tanoto Foundation menyampaikan bahwa masalah stunting adalah masalah yang sangat sensitif karena berhubungan dengan masa depan anak-anak di daerah dan anak bangsa pada umumnya.

“Implementasi di lapangan nantinya akan kita mulai dengan lokakarya. Kami bersama Yayasan Cipta akan membantu tim teknis dari Pemerintah kabupaten dalam melihat dokumen, memetakan dan mendalami sehingga menjadi aksi nyata strategi komunikasi perubahan perilaku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stunting adalah kondisi tinggi badan anak lebih pendek dibanding tinggi badan anak seusianya. Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Hal ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.

Selanjutnya, Rizki Andini selaku Advocacy Program Officer Yayasan Cipta mengatakan, strategi KPP diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, kemauan dan perilaku masyarakat dalam hal pola nutrisi serta pola hidup bersih dan sehat, sehingga dapat mempercepat pencegahan dan penurunan prevalensi stunting.

“Perilaku yang diharapkan adalah agar para Ibu hamil dapat mengonsumsi tablet tambah darah setiap hari selama masa kehamilan, para Ibu memberikan ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan, dan bagi orang tua dapat membawa anak balitanya secara rutin mengunjungi Posyandu sebulan sekali,” jelas Rizki.

Berita Terkait

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos
Polda Riau Segera Perbaiki Jembatan Demi Keamanan Anak SD 18 Semulut
Pemkab Kepulauan Meranti dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Kerja Sama Strategis
Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Meranti Teken MoU dengan Poltekes Kemenkes 
Penemuan Mayat Pria dalam Kondisi Telungkup di Tempat Tidur
Kapolda Riau Beri Penghargaan Personel Polres Meranti yang Ungkap 30 Kg Sabu
Kapolda Riau Resmikan SPPG ke-11 di Meranti, Dukung Gizi Aman Berkualitas
Mira Roza Mendapat Dukungan Dari KKTMS Dan Gonjong Limo Kota Dumai

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:15

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos

Senin, 19 Januari 2026 - 09:39

Polda Riau Segera Perbaiki Jembatan Demi Keamanan Anak SD 18 Semulut

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:52

Pemkab Kepulauan Meranti dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Kerja Sama Strategis

Jumat, 21 November 2025 - 12:16

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Meranti Teken MoU dengan Poltekes Kemenkes 

Kamis, 20 November 2025 - 11:01

Penemuan Mayat Pria dalam Kondisi Telungkup di Tempat Tidur

Berita Terbaru