Musrenbang Kepulauan Meranti Dimulai, Bupati : Harus Mengacu 7 Program Strategis

Senin, 6 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti telah memulai pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2023.

Forum pemangku kepentingan mulai dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten itu dibuka secara virtual oleh Bupati H. Muhammad Adil, SH, MM di Aula Kantor Bupati, Senin (6/3/23).

“Musrenbang ini harus mengacu pada
7 program strategis. Targetkan 2024 sudah terlaksana dengan baik, sehingga pemerataan pembangunan bisa terasa hingga ke desa-desa,” ujar Bupati.

Adil menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan di Meranti turun 1,84% di tahun 2022. Yang mana, tercatat turun dari 25,68% menjadi 23,84%.

“Tentunya ini merupakan hasil kerjasama seluruh pihak dalam menjalankan program-program yang menyasar ke masyarakat secara langsung,” sebutnya.

Meski begitu, ia melanjutkan angka kemiskinan di Meranti masih tergolong tinggi dan perlu diintervensi melalui berbagai program dari masing-masing SKPD.

“Selain itu, yang menjadi target kita adalah menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM), menekan angka pengangguran dan juga pengendalian inflasi,” tambah Bupati.

Kegiatan tersebut dilakukan selama 3 hari, dimulai dari tanggal 6 sampai dengan 8 Maret 2023 dan dilaksanakan dengan tiga gelombang. Yaitu Senin untuk Kecamatan Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat, dan Kecamatan Tebingtinggi Timur. Kemudian Selasa untuk Kecamatan Rangsang, Rangsang Barat, dan Rangsang Pesisir. Sedangkan Rabu untuk Kecamatan Pulau Merbau, Merbau, dan Tasik Putri Puyu.

Camat Tebingtinggi, Masnawi, mengatakan dalam musrenbang kali ini pihaknya mengusulkan pembangunan drainase di seluruh daerah rawan banjir. Dengan begitu, diharapkan pada akhir tahun 2024 kecamatan tersebut bebas dari banjir.

“Untuk Kecamatan Tebingtinggi, dari pihak kecamatan, desa dan kelurahan sepakat untuk khusus mengusulkan pembangunan drainase di daerah rawan banjir,” ungkap Masnawi.

Berita Terkait

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos
Polda Riau Segera Perbaiki Jembatan Demi Keamanan Anak SD 18 Semulut
Pemkab Kepulauan Meranti dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Kerja Sama Strategis
Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Meranti Teken MoU dengan Poltekes Kemenkes 
Penemuan Mayat Pria dalam Kondisi Telungkup di Tempat Tidur
Kapolda Riau Beri Penghargaan Personel Polres Meranti yang Ungkap 30 Kg Sabu
Kapolda Riau Resmikan SPPG ke-11 di Meranti, Dukung Gizi Aman Berkualitas
Mira Roza Mendapat Dukungan Dari KKTMS Dan Gonjong Limo Kota Dumai

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:15

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos

Senin, 19 Januari 2026 - 09:39

Polda Riau Segera Perbaiki Jembatan Demi Keamanan Anak SD 18 Semulut

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:52

Pemkab Kepulauan Meranti dan Pemko Pekanbaru Teken MoU Kerja Sama Strategis

Jumat, 21 November 2025 - 12:16

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Meranti Teken MoU dengan Poltekes Kemenkes 

Kamis, 20 November 2025 - 11:01

Penemuan Mayat Pria dalam Kondisi Telungkup di Tempat Tidur

Berita Terbaru