Antisipasi Banjir, Pemprov Riau Siapkan 21 Unit Alat Berat

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan longsor pada musim hujan dengan menyiapkan 21 unit alat berat dan truk di sejumlah titik rawan. Langkah ini dilakukan setelah Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi pada 1 Desember.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau Edy Afrizal mengatakan bahwa penyiagaan ini merupakan bagian dari langkah awal penanganan bencana, yang mencakup sosialisasi serta pembentukan pos pemantauan. Koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Riau juga diperkuat untuk memastikan peralatan dapat segera digerakkan.

“Di tahap awal kami lakukan sosialisasi, mendirikan pos pemantauan, dan berkoordinasi dengan PUPR agar siaga di daerah rawan,” ujar Edy Afrizal, Kamis (4/12/2025).

Peralatan tersebut ditempatkan di berbagai pos Unit Pelaksana Teknis PUPR di 12 kabupaten dan kota. Menurut Edy, total alat yang disiagakan meliputi dua eskavator amfibi, satu eskavator PC 200, delapan eskavator PC 130, satu eskavator lengan panjang, enam motor greder, serta enam dump truk.

Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan ini bertujuan mempercepat mobilisasi ketika terjadi bencana, terutama di daerah aliran sungai besar seperti Kampar, Siak, Indragiri, dan Rokan.

“Dengan penyiagaan ini, kami ingin memastikan respons bisa dilakukan cepat dan optimal ketika bencana terjadi,” kata Edy.

Selain menyiapkan alat berat, BPBD Riau juga memantau kondisi debit air di Waduk PLTA Koto Panjang di Kampar. Pemantauan dilakukan bersama PLN dan BMKG untuk memperoleh data terkini sebagai dasar peringatan dini.

“Kami terus meminta laporan terbaru dari PLN mengenai elevasi air waduk, dan berkoordinasi dengan BMKG untuk melihat potensi peningkatan debit,” ujar Edy.

Ia menyampaikan bahwa setelah sempat mengalami penurunan signifikan pada musim kering, permukaan air waduk kini mulai naik namun masih berada dalam batas aman.

“Level air sudah bergerak naik, tetapi masih dalam kisaran normal,” kata Edy Afrizal.**

 

sumber: RIAUIN.COM

Berita Terkait

Rutan Kelas IIB Dumai Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 
Resmi Menjabat, Sigit Waseso Nakhodai Kejari Dumai, Fitriansyah Akbar Jadi Asintel
Konsisten Jalankan Program Pemberdayaan Wilayah Pesisir dan Ekosistem Gambut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Penghargaan Platinum di Ajang ISDA 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Kelas IIB Dumai Kembali Panen Pakcoy dan Kangkung
Deteksi Dini Gangguan Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Optimalisasi Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Lakukan Pengecekan Fisik Sarana Pengamanan
Awali Tugas dengan Doa dan Disiplin Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Terima Kunjungan Dewan Energi Nasional, Bahas Pengembangan Renewable Energy

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:20

Rutan Kelas IIB Dumai Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:12

Resmi Menjabat, Sigit Waseso Nakhodai Kejari Dumai, Fitriansyah Akbar Jadi Asintel

Rabu, 30 September 2026 - 20:48

Konsisten Jalankan Program Pemberdayaan Wilayah Pesisir dan Ekosistem Gambut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Penghargaan Platinum di Ajang ISDA 2026

Rabu, 30 September 2026 - 17:14

Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Kelas IIB Dumai Kembali Panen Pakcoy dan Kangkung

Selasa, 29 September 2026 - 19:54

Deteksi Dini Gangguan Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian

Berita Terbaru