Ayah dan Anak Tersambar Petir di Pulau Rupat

Kamis, 18 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Ayah dan anak meninggal dunia usai tersambar petir di Desa Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara pada Rabu 17 Agustus 2022.

Ayah dan anak yang tersambar petir tersebut di ketahui bernama Abdul Hakim Muslim (46) dan Novia Mustika (26) .

Kedua korban tersebut merupakan warga jalan Punak Gang Ikhlas, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

Berdasarkan informasi dari pihak Kepolisian, kedua korban saat itu tengah duduk bersama keluarganya di sebuah pondok di Pantai Tanjung Lapin Desa Tanjung Punak.

“Saat itu mereka tengah beristirahat dan memesan makanan, dimana kondisi cuaca sedang gerimis,” kata Kapolsek Rupat Utara AKP Abdul Wahap Usman.

Kata Kapolsek Rupat Utara berdasarkan keterangan istri korban Meldiani Alfia. Kondisi cuaca sekitar pukul 15.45 WIB tengah gerimis dan disertai petir.

“Saat itu tiba-tiba petir menyambar dengan keras dari atas ke dalam pondok warung tempat mereka istirahat. Pada saat bersamaan warung tersebut roboh dan menimpa korban dan anak korban terpental ke tanah,” katanya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut membawa kedua korban menuju ke klinik dokter di jalan Rupat Desa Tanjung Medang. Namun nyawa kedua korban tidak bisa di selamatkan.

“Kedua korban telah di bawa ke rumah nya di Dumai dengan menggunakan dua unit ambulance,” katanya mengakhiri.

Ayah dan Anak Tersambar Petir Merupakan Warga Kota Dumai

Berdasarkan informasi dari ketua RT 01 kelurahan Purnama, Samuji, Korban yang bernama Abdul Hakim Muslim tersebut merupakan seorang imam masjid Al Mujtahidin di jalan Inpres, Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat.

Di katakannya, korban tersebut pergi ke Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis bersama istri nya untuk berlibur sambil melihat anaknya Novia Mustika (red, korban) yang tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata di sana.

“Beliau sudah dua hari di Rupat, sedangkan anaknya sudah lebih satu minggu di sana karena lagi melaksanakan KKN,” kata Samuji.

Kabar duka atas kejadian tersebut baru di perolehnya sekitar pukul 17.05 WIB dan langsung di umumkan di masjid.

Di jelaskannya juga, Novia Mustika sendiri merupakan mahasiswi Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Kota Dumai.

Dari pantauan di lapangan, kedua korban tiba di rumah duka sekitar pukul 21.05 WIB dengan menggunakan dua unit ambulance milik pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Selain dua jenazah yang di turunkan dari dua ambulance yang berbeda. Istri dari imam masjid tersebut terlihat layu berjalan sambil beruraikan air mata. Ia terus menangis melihat suami dan anaknya yang di gotong oleh warga menggunakan tandu kedalam rumahnya.

Ratusan pelayat terlihat haru menyaksikan kondisi saat itu, melihat dua jenazah masuk kedalam satu rumah yang sama.

“Untuk lokasi pemakaman kita belum tahu, kita menunggu informasi dari pihak keluarga,” kata Samuji mengakhiri.

Berita Terkait

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta
Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal
Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton
SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos
Kualitas Setara Merek Ternama, Roti Rajabasa Bakery Karya Warga Binaan Resmi Terima Sertifikat Hak Merek
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ratusan Koli Pakaian Bekas Senilai Rp3,9 Miliar di Perairan Panipahan
Polsek Kulim Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Sambangi Usaha Budidaya Ikan Patin Warga Di Kelurahan Mentangor

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:45

Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:43

Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15

Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:42

SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos

Berita Terbaru