Banjir di Berapa Daerah Riau Mulai Surut, Tinggal Siak dan Bengkalis

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Kondisi banjir yang sempat melanda sejumlah kabupaten di Provinsi Riau menunjukkan tren membaik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau melaporkan, genangan air di beberapa wilayah terdampak kini berangsur surut, meski pemantauan intensif masih dilakukan, terutama di daerah cekungan.

Kalaksa BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal menyebutkan, wilayah yang mulai terbebas dari banjir antara lain Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Pelalawan, dan Indragiri Hilir (Inhil).

“Beberapa daerah di Riau yang sebelumnya dilaporkan terjadi banjir saat ini sudah mulai surut, yakni di Rohul, Inhil, dan Pelalawan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, khusus banjir rob akibat pasang air laut di Kota Tembilahan, Kabupaten Inhil, telah surut sejak Sabtu lalu. Informasi tersebut diterimanya langsung dari Bupati Inhil.

“Banjir rob di Inhil sudah surut. Informasi itu disampaikan langsung oleh Pak Bupati Inhil,” katanya.

Sebelumnya, banjir rob di wilayah tersebut bahkan sempat menggenangi kawasan permukiman, termasuk kediaman resmi bupati, akibat tingginya muka air laut yang dipicu faktor cuaca dan pasang maksimum.

Sementara itu, banjir di Kabupaten Rohul yang sempat merendam ruas jalan provinsi penghubung Sontang-Duri, jalur strategis yang menghubungkan Rohul dengan Kabupaten Bengkalis, kini dilaporkan mulai dapat dilalui kembali seiring surutnya genangan.

“Banjir di Pelalawan juga sudah mulai surut, namun masih terdapat genangan di jalan akses menuju beberapa desa,” jelasnya.

Ditemukan Meninggal Dunia

BPBD Damkar Riau mencatat, meski kondisi mulai membaik di sejumlah wilayah, banjir masih terjadi di Kabupaten Siak dan Bengkalis.

Kedua daerah tersebut dikenal sebagai kawasan cekungan, sehingga proses surutnya air berlangsung lebih lambat.

“Di Siak dan Bengkalis banjir masih ada, tetapi saat ini sudah tidak terdapat pengungsi,” pungkasnya.

BPBD Damkar Riau memastikan akan terus melakukan pemantauan lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, terutama jika curah hujan kembali meningkat.

 

Sumber: mediacenter.riau.go.id

Berita Terkait

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta
Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal
Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton
SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ratusan Koli Pakaian Bekas Senilai Rp3,9 Miliar di Perairan Panipahan
Polsek Kulim Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Sambangi Usaha Budidaya Ikan Patin Warga Di Kelurahan Mentangor
Pengecekan Lahan Kebun Jagung Pipil dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:45

Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:43

Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15

Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:42

SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos

Berita Terbaru