Dugaan Markup di Proyek Pengadaan Bahan Kimia di PDAM Bengkalis TA 2017

Rabu, 18 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS, – Proyek pengadaan bahan kimia di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis TA 2017 diduga ada markup besar-besaran.
Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, terdapat 4 item di dalam proyek tersebut, diantaranya Aluminium Sulfate, Soda Ash, Kaporit dan Polymer.
Harga masing-masing untuk item tersebut yang tertera di surat perintah kerja (SPK) ialah Aluminium Sulfate Rp5.800 per Kg yang akan sebanyak 310.000 Kg, Soda Ash Rp7.350 per kg yang akan dipasok 186.000 kg, Kaporit Rp32.500 per kg sebanyak 12.390 kg, sedangkan untuk Polymer Rp87.900 per kg yang dibutuhkan sebanyak 2.150 kg.
Namun, menurut sumber terpercaya, harga masing-masing item yang tertera di SPK tersebut diduga jauh lebih tinggi (dimark-up) dari harga pasaran, meskipun include dengan ongkos kirim (ongkir) dan biaya bongkar muat.
“Harga pasaran untuk aluminium sulfate berkisar Rp2.300, jikapun ditambah dengan biaya ongkir dan bongkar muat, hanya berkisar pada nilai Rp2.750, ditambah 15 persen untuk biaya keuntungan menjadi Rp3.162,” ujar sumber ini yang namanya tak ingin dipublikasikan.
Dilanjutkannya, jikapun angka 15 persen tidak cukup untuk menarik minat penyedia barang, jika dinaikkan biaya keuntungan menjadi 30 persen, harga wajar kontrak tersebut berkisar di angka Rp3.575 per kg untuk item Aluminium Sulfate.
“Besaran keuntungan pada item aluminium sulfate jika 30 persen dari harga satuan yang sudah ditambah ongkir dan biaya bongkar muat dikali 310.000 kg adalah Rp255.750.000, lalu bagaimana jika angka yang tertera di SPK senilai Rp5.800? Berapa kali lipat keuntungan yang didapat?,” pungkasnya.
Namun sebaliknya, selaku PPK PDAM Pemkab Bengkalis pada proyek tersebut, Abel ketika dikonfirmasi melalui sambungan seluler membantah adanya dugaan mark-up dalam proyek pengadaan bahan kimia TA. 2017 tersebut.
“Menghitung itu pakai HPS, itu biaya bongkar, transportasi dan semua yang laim dihitung,” ujar Abel, Rabu (18/12/2019).
Abel mengklaim semua harga sudah sesuai dengan perhitungan HPS. (Tim)

Klarifikasi:
Berita ini Sebelumnya yang berjudul "Dugaan Markup di Proyek Pengadaan Bahan Kimia di PDAM Bengkalis TA 2018",
redaksi meminta maaf adanya kekeliruan penulisan "TA 2018" yang seharusnya "TA 2017",
dengan pemberitahuan ini, maka judul berita telah diubah menjadi "Dugaan Markup di Proyek Pengadaan Bahan Kimia di PDAM Bengkalis TA 2017",
demikian klarifikasi ini disampaikan untuk semua kalangan.
Tertanda
Redaksi

Berita Terkait

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
Kecelakaan Beruntun di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, CPO Tumpah Lalu Lintas Macet
Hasil Audit Dugaan Tipikor Pejabat Desa Tasik Serai Timur Belum Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Inspektorat Bengkalis
Diduga Perkosa Karyawati di Toko, Pria Di Mandau Dilaporkan ke Polisi
Dugaan Tipikor Desa Tasik Serai Timur Menguat, Masyarakat Harap Inspektorat Bengkalis Bertindak Profesional
Masyarakat Riau Dukung Inspektorat Bengkalis Bongkar Kasus yang Menjadi Atensi Kejari Bengkalis dan Publik
Songsong Perubahan, RLH Tajaan Kodim Bengkalis Berdiri Kokoh di Pelosok Negeri
Pelajar di Tengganau Bahagia Melihat Akses jalan Menuju Sekolah Diperbaiki Satgas TMMD

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:28

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:34

Kecelakaan Beruntun di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, CPO Tumpah Lalu Lintas Macet

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:45

Hasil Audit Dugaan Tipikor Pejabat Desa Tasik Serai Timur Belum Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Inspektorat Bengkalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:33

Diduga Perkosa Karyawati di Toko, Pria Di Mandau Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20

Dugaan Tipikor Desa Tasik Serai Timur Menguat, Masyarakat Harap Inspektorat Bengkalis Bertindak Profesional

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28

Kuansing

Polda Riau Menindak PETI, Sempat Diadang Warga Kuansing

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:27