Festival Lampu Colok 2026, Pemko Dumai Dorong Promosi Budaya Lewat Media 

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai resmi membuka Festival Lampu Colok Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Masjid Al Jamil, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Senin (16/3/2026). Pembukaan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, SE.

Festival yang menjadi tradisi khas masyarakat Melayu ini kembali digelar dengan nuansa religius yang kuat, sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, menyampaikan bahwa tahun ini festival diikuti oleh 15 tim dari lima kecamatan. Ia berharap partisipasi dapat semakin meningkat pada tahun mendatang.

 

“Kami berharap seluruh kecamatan bisa ikut serta di tahun berikutnya. Selain itu, kami juga berupaya meningkatkan nilai hadiah agar lebih memotivasi peserta,” ujarnya.

Total hadiah yang disiapkan mencapai puluhan juta rupiah, dengan Juara I memperoleh Rp10 juta, Juara II Rp8 juta, Juara III Rp7 juta, serta Juara Harapan I hingga III masing-masing Rp6 juta, Rp5 juta, dan Rp4 juta.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sugiyarto mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap antusias mengikuti festival di bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa Festival Lampu Colok merupakan salah satu ikon budaya Dumai yang perlu terus dijaga dan dipromosikan.

 

“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi identitas dan kebanggaan masyarakat Dumai. Mari kita bersama-sama memperkenalkan festival ini lebih luas, termasuk melalui media sosial,” ajaknya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam penggunaan api selama kegiatan berlangsung, mengingat potensi kebakaran lahan di beberapa wilayah.

Pembukaan festival turut dimeriahkan dengan penampilan Tari Zapin yang diiringi Orkes Melayu dari Sanggar Puak Serumpun, serta tausiyah agama yang memberikan nuansa spiritual dalam kegiatan tersebut.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama dan penyalaan lampu colok perdana sebagai tanda dimulainya festival secara serentak. Turut hadir unsur Forkopimda, perwakilan lembaga adat, kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. **

Berita Terkait

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge
Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
Pemko Dumai – Tanoto Foundation Gelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini
Polemik Tersangka Kasus PT IBP Memanas, Dr. Eko: Jangan Ganti Proses Hukum dengan Tekanan Opini
Sinergi JMSI Dumai dan Pelindo: Menjawab Tantangan Operasional Pelabuhan di Kawasan Permukiman
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:12

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge

Kamis, 10 September 2026 - 16:56

Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik

Rabu, 9 September 2026 - 12:59

Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit

Selasa, 8 September 2026 - 15:46

Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp

Selasa, 8 September 2026 - 15:44

Pemko Dumai – Tanoto Foundation Gelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini

Berita Terbaru