Kebocoran Pipa Gas TGI Riau Ganggu Produksi Migas Nasional

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di wilayah Indragiri Hilir, Riau, yang terjadi pada Jumat (2/1/2026), berdampak langsung terhadap produksi minyak nasional. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan insiden ini mengancam target produksi tahunan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengonfirmasi timnya sedang menangani keadaan darurat tersebut. Ia bahkan berencana turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau penanganan.

“Di wilayah Indragiri Hilir ini harus cepat kita selesaikan karena berdampak pada produksi minyak nasional,” kata Laode di Kompleks BPH Migas, Senin (5/1/2026).

Meskipun angka pasti kehilangan produksi masih menunggu rilis resmi dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Laode menegaskan dampaknya signifikan, terutama di awal tahun. Pemulihan dianggap harus segera dilakukan untuk menjaga agar proyeksi produksi akhir tahun tetap pada target 610 ribu barel per hari (bph).

“Untuk awal tahun itu perlu kita pulihkan ya. Karena nanti berdampak pada proyeksi akhir tahun kita yang 610 ribu bph. Jadi kita harus buru-buru agar pipa ini segera bisa tersambung,” ujarnya.

Dampak kebocoran pipa ini langsung terasa di operasi lapangan minyak Rokan (ROKAN). Pipa TGI merupakan penyuplai gas untuk pembangkit listrik yang menggerakkan operasional berbagai fasilitas produksi di wilayah tersebut.

“TGI ini mensuplai gas untuk pembangkitan listrik wilayah-wilayah di ROKAN. Jadi banyak mesin-mesin pompa angguk di sana yang dibangkitkan dengan listrik dan gasnya dari pipa ini. Ini harus segera kita selesaikan,” jelas Laode.

Adapun, kebocoran pipa gas di jalur Grissik–Duri, Indragiri Hilir, dilaporkan PT TGI pada Jumat (2/1/2026) petang. Api berhasil dipadamkan Sabtu (3/1/2026) dini hari, setelah katup (valve) ditutup.

Corporate Secretary TGI Emil Ismail menyatakan prioritas adalah pengamanan lokasi, keselamatan warga, dan pemulihan operasi sesuai prosedur HSSE. Tidak ada korban jiwa, delapan warga dengan luka bakar ringan telah dirawat dan pulang.

TGI berkomitmen menanggung kerusakan aset warga dan meminimalkan dampak lingkungan melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan.**

 

 

sumber: tirto.id

Berita Terkait

Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya
PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak
Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak
Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi
Tetap Menghijau Saat Akhir Pekan, Lapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Karya Bermanfaat Tidak Pernah Libur
Apel Petugas Piket Akhir Pekan, Kalapas Pastikan Optimalisasi Pelayanan dan Keamanan
Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Kalapas Pimpin Rutinitas Jalan Sehat dan Senam Bersama

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:42

PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:29

Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:44

Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:50

Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:38

Tetap Menghijau Saat Akhir Pekan, Lapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Karya Bermanfaat Tidak Pernah Libur

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28

Kuansing

Polda Riau Menindak PETI, Sempat Diadang Warga Kuansing

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:27