Ratusan Ketua OSIS se-Riau Deklarasi Pelajar Hijau, Siap Jadi Agen Perubahan Lingkungan

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Ratusan pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Riau mendeklarasikan diri menjadi agen perubahan yang mencintai lingkungan. Deklarasi pelajar ‘hijau’ ini merupakan wujud komitmen dukungan penuh terhadap Green Policing, program yang diinisiasi oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.

Deklarasi Pelajar Hijau tersebut dibacakan oleh Ketua OSIS SMAN 9 Pekanbaru, Alvaro Radzaki Janersa, di acara Workshop Green Policing, di Taman Rekreasi Alam Mayang, Kota Pekanbaru, Rabu (12/11/2025). Deklarasi tersebut dibacakan dengan lantang oleh Alvino Radzaki Janersa, mewakili suara dan tekad para pelajar sebagai calon pemimpin bangsa.

Ada empat poin dalam deklarasi yang diucapkan oleh Alvino dan 310 ketua OSIS se-Riau dalam kegiatan tersebut. Salah satunya adalah, pelajar bertekad menjadi agen perubahan yang mencintai lingkungan.

“Siap menjadi agen perubahan pencinta lingkungan dengan mengajak teman, keluarga, dan masyarakat luas untuk ikut serta dalam aksi peduli terhadap lingkungan dan alam,” demikian poin deklarasi.

Ratusan Ketua OSIS se-Riau Deklarasi Pelajar Hijau

Berikut empat poin deklarasi tersebut yang dibacakan Alvaro di hadapan Irjen Herry Heryawan dan seluruh tamu undangan yang hadir:

1. Berkomitmen menjaga kebersihan di sekolah, di rumah, dan sekitar dengan membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan sampah plastik

2. Membiasakan diri menanam pohon dan melindungi satwa sebagai kontribusi nyata dalam merawat alam dan lingkungan

3. Berperan aktif dalam aksi menjaga lingkungan dan menciptakan lingkungan yang bersih serta produktif

4. Menjadi agen perubahan pencinta lingkungan dengan mengajak teman, keluarga dan masyarakat luas untuk ikut aksi peduli terhadap lingkungan dan alam.

Pembacaan deklarasi ini disambut baik oleh seluruh peserta workshop, termasuk Kapolda Riau. Hal ini menunjukkan bahwa semangat Green Policing telah berhasil diinternalisasi, tidak hanya sebagai program institusi, tetapi juga sebagai gerakan moral di kalangan pelajar.

Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan para pelajar di Pekanbaru akan menjadi pelopor dan garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan sekolah dan perkotaan yang lebih bersih, hijau, dan lestari, sejalan dengan visi Riau yang aman dan berwawasan lingkungan.

Green Policing, Green Habit dan Green Collaboration

Dalam sambutannya, Irjen Herry menekankan bahwa Green Policing lebih dari sekadar program, melainkan sebuah filosofi yang wajib diinternalisasi oleh generasi muda dan seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Untuk bisa melakukan Green Policing ini adalah green habit, kebiasaan, green collaboration. Tidak bisa adik-adik sendiri, pak kadis (Kadisdik) sendiri, harus sama-sama,” ujar Irjen Herry.

Kapolda menyampaikan tiga hal penting utama dalam Green Policing ini. Pertama adalah green habit, sebuah kebiasaan dan gaya hidup hijau yang harus diterapkan sehari-hari; green collaboration, kepedulian lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan kolaborasi seluruh pihak.

“Dan green thinking. Kita harus memiliki pemahaman rasional bahwa kegagalan dalam melindungi lingkungan pasti akan berujung pada bencana,” imbuhnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya green thinking yang didukung oleh kemampuan berpikir rasional, berargumen yang baik, serta berpegang teguh pada etika dan moral. Ia berharap workshop ini menjadi kesempatan untuk melanjutkan keberlangsungan lingkungan dan mewujudkan Riau yang hijau, (dan) hijau ini ‘aman’.

Pada kesempatan itu, Irjen Herry Heryawan memberikan analogi sebuah pohon untuk memberikan motivasi kepada para peserta. Ia mengatakan bahwa jalan menuju kesuksesan dan kepemimpinan harus dimulai hari ini, seperti merawat bibit pohon.

“Pohon kalau dijaga dengan baik, diberi pupuk, disinari matahari, akan menjadi pohon yang kuat,” ujarnya. **

 

 

sumber: detikcom

Berita Terkait

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta
Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal
Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton
SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ratusan Koli Pakaian Bekas Senilai Rp3,9 Miliar di Perairan Panipahan
Polsek Kulim Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Sambangi Usaha Budidaya Ikan Patin Warga Di Kelurahan Mentangor
Pengecekan Lahan Kebun Jagung Pipil dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:45

Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:43

Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15

Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:42

SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos

Berita Terbaru