Masyarakat Miskin Kalah Cepat Mendapatkan Gas LPG 3 Kg Oleh Pedagang Yang Memiliki Stok Tabung

Jumat, 21 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Saat ini keluhan masyarakat bertambah, dengan kenaikan harga BBM ditambah lagi dengan susahnya mendapatkan gas LPG di wilayah Kota Dumai khususnya Kelurahan Bukit Datuk.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ingatkan masyarakat bahwa gas elpiji 3 kilogram (Kg) untuk masyarakat menengah ke bawah atau masyarakat kurang mampu. Oleh karena itu, masyarakat yang menengah keatas atau pengusaha diharapkan tidak asal beli jika merasa bukan haknya.

Dari informasi yang didapat media ini dilapangan, beberapa Agen gas LPG 3kg yang ada di Kelurahan Bukit Datuk diduga lebih mengutamakan agen liar yang akan menjual kembali dengan harga relatif lebih mahal dari Harga Eceran Tertinggi (HET)serta menjual ke pedagang kaki lima yang membeli sampai 3 tabung perorang.

Contohnya seperti di RT 003 Kelurahan Bukit Datuk ada satu Agen yang berada di jalan Bukit Datuk Lama, informasi dari masyarakat setempat saat masuknya gas LPG kesatu Agen tersebut tidak bertahan lama karena Agen tersebut diduga sudah menginformasikan ke beberapa pedagang liar LPG 3kg yang berada di seputaran RT 003 tersebut.

“Saat ini kami masyarakat sangat susah membeli gas LPG , padahal kuota untuk gas sudah di tambah, sementara kami sebagai masyarakat masih tetap juga kesulitan untuk mendapatkan gas. Padahal ada satu pangkalan/agen resmi , tapi hanya mengutamakan agen liar dan seluruh agen liar pun mengutamakan pengusaha yang membeli dengan jumlah banyak, dengan harga dari pangkalan 18.000 dan agen liar mampu menjual dengan harga 20.000 sampai 22.000 pertabungnya,” ujar salah satu masyarakat ke awak media ini.

“Ketika Kami ingin membeli gas elpigi 3 Kg Di agen resminya, kami mendapat jawaban bahwa gas habis, sedangkan gas yang ada di agen resmi tersebut sudah ada pemiliknya yang memiliki tabung lebih dari satu,” tanbah warga yang tak ingin disebut namanya.

Ia juga mengeluhkan warga yang hanya memiliki satu tabung akan kesulitan untuk mendapatkan gas terlebih sewaktu-waktu gas tersebut habis untuk memasak sudah pasti tetap tidak akan pernah dapat membeli gas dengan harga standar di agen resmi yang ada di lingkungannya dikarenakan sebagai warga (Rumah tangga) kalah cepat dengan pedagang yang memiliki tabung lebih yang telah terlebih dahulu menitipkan stok tabungnya pada agen resmi.

“Makanya kami warga atau rumah tangga selalu kalah dengan pedagang lantaran mobil pengangkut gas belum sampai pangkalan, agen liar dan pedagang luar sudah lebih dulu menunggu,” ucapnya

RT 003 kelurahan Bukit Datuk saat dikonfirmasi menyampaikan tidak bisa memberikan tanggapannya, terkait agen resmi yang menampung stok tabung lebih dari satu khususnya para pedagang yang bisa membeli dengan mudah.

Masyarakat RT 003 Kelurahan Bukit Datuk berharap kepada Dinas Perdagangan kota Dumai agar melakukan sidak terhadap pangkalan/agen resmi yang menyalahi aturan dan agen-agen liar yang tidak mengantongi izin, serta menindak lanjuti para pedagang (gorengan, Rumah Makan dan lainnya) yang menggunakan tabung gas LPG 3 Kg untuk usahanya,sedangkan aturannya LPG 3 Kg diperuntukan masyarakat miskin (rumah Tangga).

Laporan : Ihwan nazli

Berita Terkait

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge
Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
Pemko Dumai – Tanoto Foundation Gelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini
Polemik Tersangka Kasus PT IBP Memanas, Dr. Eko: Jangan Ganti Proses Hukum dengan Tekanan Opini
Sinergi JMSI Dumai dan Pelindo: Menjawab Tantangan Operasional Pelabuhan di Kawasan Permukiman
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:56

Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik

Rabu, 9 September 2026 - 12:59

Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit

Selasa, 8 September 2026 - 15:46

Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp

Selasa, 8 September 2026 - 15:44

Pemko Dumai – Tanoto Foundation Gelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini

Sabtu, 5 September 2026 - 17:39

Polemik Tersangka Kasus PT IBP Memanas, Dr. Eko: Jangan Ganti Proses Hukum dengan Tekanan Opini

Berita Terbaru