Perkuat Bank Daerah, Plt Gubri Wajibkan Investor Simpan Dana di BRK Syariah

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengeluarkan kebijakan tegas demi memperkuat posisi Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Ia mewajibkan seluruh investor yang menanamkan modal di Bumi Lancang Kuning untuk menyimpan dana dan anggaran operasional mereka di bank milik daerah tersebut.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah dalam membesarkan lembaga keuangan lokal. Dengan masuknya aliran dana dari sektor investasi, BRK Syariah diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi di Riau.

“Saya sudah pesan, semua investor yang masuk ke Riau wajib menyimpan anggaran dan dananya di BRK Syariah. Itu wajib,” tegas SF Hariyanto saat memberikan keterangan di Gedung BRK Syariah.

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar urusan administratif belaka, melainkan upaya menghidupkan ekosistem perbankan daerah. Perputaran dana investasi yang besar di BRK Syariah diyakini akan menyehatkan likuiditas bank, sehingga manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh masyarakat melalui pembiayaan pembangunan.

“Ya, itu salah satu upaya kita supaya BRK pun hidup juga. Kita imbau semua investor yang masuk ke Riau untuk menaati itu,” tambahnya.

SF Hariyanto optimis bahwa sinergi antara dunia usaha dan bank daerah akan menciptakan iklim investasi yang lebih transparan dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga Riau. Pemerintah Provinsi Riau pun berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ini agar berjalan optimal di lapangan.

Diharapkan, dengan dukungan penuh dari para pemodal, BRK Syariah mampu mendukung pembiayaan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Langkah ini dipandang sebagai proteksi bagi ekonomi daerah di tengah ketatnya persaingan industri perbankan nasional.

“Pemerintah Provinsi Riau akan terus mendorong sinergi antara dunia usaha dan lembaga keuangan daerah demi menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. ***

Berita Terkait

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta
Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal
Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton
SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ratusan Koli Pakaian Bekas Senilai Rp3,9 Miliar di Perairan Panipahan
Polsek Kulim Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Sambangi Usaha Budidaya Ikan Patin Warga Di Kelurahan Mentangor
Pengecekan Lahan Kebun Jagung Pipil dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:45

Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:43

Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15

Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:42

SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos

Berita Terbaru