Sisa Satu Kapal Global Sumud Flotilla yang Masih Berlayar Menuju Gaza

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Rombongan kapal bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF), nyaris seluruhnya dicegat oleh Israel.

Tinggal satu kapal GSF yang terlacak masih berlayar menuju wilayah kantong tersebut.

Berdasarkan data pelacak kapal GSF, Marinette menjadi satu-satunya kapal GSF yang masih mengarungi lautan untuk menembus blokade Israel.

Marinette terakhir berada di perairan internasional, sekitar 100 kilometer dari perairan teritorial Gaza. Kapal itu tercatat melaju dengan kecepatan 2,16 knot (sekitar 4 km/jam).

Dilansir dari Al Jazeera, kapten kapal Marinette sebelumnya mengabarkan bahwa kapalnya mengalami masalah mesin. Namun, masalah itu kini telah teratasi.

Menurut GSF, kapal Marinette masih terhubung melalui Starlink dan mampu berkomunikasi dengan tim. Siaran langsung tracker menunjukkan Marinette masih aktif hingga pukul 00.00 GMT.

GSF menegaskan bahwa Marinette “menolak untuk kembali” dan akan terus berlayar menuju Gaza.

“Gaza tidak sendirian. Palestina tidak dilupakan. Kami tidak akan ke mana-mana,” demikian pernyataan GSF.

Global Sumud Flotilla adalah gerakan internasional untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina, yang saat ini berada di bawah blokade Israel. Inisiatif ini dilakukan sejak 31 Agustus lalu yang melibatkan sekitar 40 kapal sipil.

Sejumlah jurnalis, tenaga kesehatan, hingga aktivis, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg, ikut dalam pelayaran ini.

Aksi pelayaran GSF beberapa kali mendapat serangan, yang menurut GSF didalangi oleh Negeri Zionis. Serangan itu di antaranya terjadi saat GSF berlayar di perairan Yunani dan saat berlabuh di Tunisia.

Pada Rabu (1/10), angkatan laut Israel juga mencegat dan membajak puluhan kapal GSF yang mulai mendekati perairan Gaza. Lebih dari 400 aktivis ditangkap dan digelandang ke Israel. Salah satu yang ditangkap termasuk Greta Thunberg.

Satu kapal GSF bernama Mikeno (Al Bireh) pada Kamis sempat terdeteksi sudah berada sangat dekat dengan pantai Gaza. Jaraknya hanya tinggal puluhan kilometer dari barat daya Gaza City.

Namun, per hari ini, kapal Mikeno tak bergerak. GSF mengasumsikan bahwa Mikeno turut dicegat pasukan Israel.**

 

sumber: CNN Indonesia

Berita Terkait

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok
Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor
Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot
Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Bripka F. S. Tambunan Cek Ketahanan Pangan Bergizi di Kelurahan Dumai Kota, Warga Kembangkan Tanaman Terong
Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Fokus Budidaya Sawi dan Selada
Bhabinkamtibmas Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi di Jalan Datuk Laksamana

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:45

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok

Selasa, 22 September 2026 - 10:21

Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor

Kamis, 10 September 2026 - 09:15

Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:19

Bripka F. S. Tambunan Cek Ketahanan Pangan Bergizi di Kelurahan Dumai Kota, Warga Kembangkan Tanaman Terong

Berita Terbaru