Sumut dan Riau Paling Banyak: BNPB Catat 2.606 Bencana di Sepanjang 2025

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.606 bencana alam terjadi di Indonesia sepanjang tahun 2025, terhitung sejak 1 Januari hingga 19 Oktober. Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Riau menjadi dua daerah dengan jumlah kejadian bencana tertinggi di Tanah Air.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, bencana yang paling sering terjadi di tahun ini didominasi banjir, cuaca ekstrem serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Rekapitulasi dari kejadian bencana di Indonesia sampai tanggal 19 Oktober 2025 sudah ada 2.606 kali kejadian bencana,” ujar Abdul dalam agenda Disaster Briefing dikutip Selasa (21/10/2025).

Menurut Abdul, meningkatnya angka kejadian disebabkan masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan yang ditandai dengan munculnya cuaca ekstrem di berbagai wilayah.

“Kejadian yang paling besar, paling banyak banjir, cuaca ekstrem dan karhutla. Ini ketika sudah mulai masuk musim peralihan, maka dominan biasanya kejadian bencana yang dilaporkan ke BNPB itu adalah cuaca ekstrem,” katanya.

Dia menegaskan, meskipun cuaca ekstrem tidak selalu menimbulkan kerusakan besar seperti gempa atau banjir bandang, risiko terhadap keselamatan jiwa tetap tinggi.

“Tetap bisa menyebabkan korban jiwa. Biasanya cuaca ekstrem ini berbahaya kalau kita berada di luar ruangan, misalnya tertimpa pohon tumbang atau papan reklame. Jadi ini tetap harus diwaspadai,” ucapnya.

BNPB mencatat, di wilayah Pulau Sumatera, khususnya Sumut dan Riau, masih menjadi daerah dengan paling sering terjadi bencana. Sementara wilayah Kalimantan, karhutla mendominasi laporan kejadian.

“Tetapi ini kebakaran hutan yang terkendali. Jadi bisa dipadamkan oleh satgas-satgas di provinsi,” ujar Abdul.

Untuk wilayah Pulau Jawa, bencana yang paling sering dilaporkan adalah cuaca ekstrem. Pergantian cuaca dari panas ke hujan memicu berbagai peristiwa alam, terutama di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

“Hal seperti ini perlu diwaspadai. Jadi sahabat tangguh semuanya tetap meng-update perkiraan cuaca dari BMKG dan BNPB,” ucapnya.

BNPB mengingatkan seluruh pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem hingga akhir tahun 2025. Abdul menegaskan pentingnya edukasi dan kesadaran publik dalam menghadapi ancaman bencana yang dapat terjadi kapan saja.**

 

sumber: iNews.id

Berita Terkait

Kualitas Setara Merek Ternama, Roti Rajabasa Bakery Karya Warga Binaan Resmi Terima Sertifikat Hak Merek
Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai
Komitmen Akhir Pekan, Kalapas Pantau Langsung Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Blok Hunian
Karya Warga Binaan Semakin Diakui, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Resmi Terima Sertifikat Merek Rajabasa Bakery
Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Tanam Bayam di Jalan Cendrawasih
Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Selada di Jalan Rajawali
AIPDA Anwar Dedi Cek Kebun Cabai Warga di Kelurahan Laksamana
Bhabinkamtibmas Dumai Kota Tanam Selada di Lahan Pekarangan, Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:35

Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:49

Komitmen Akhir Pekan, Kalapas Pantau Langsung Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Blok Hunian

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:02

Karya Warga Binaan Semakin Diakui, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Resmi Terima Sertifikat Merek Rajabasa Bakery

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:42

Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Tanam Bayam di Jalan Cendrawasih

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:10

Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Selada di Jalan Rajawali

Berita Terbaru