Walikota Paisal Pastikan Warga Pesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Tetap Dilayani

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Kebijakan penyesuaian kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dari Kementerian Sosial (Kemensos) berdampak langsung pada belasan ribu warga miskin di Kota Dumai.

“Warga Pesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI KJ) tetap dilayani.”

“Kalau ada rumah sakit di Dumai yang menolak masyarakat yang terdampak penonaktifan PBI JK, segera laporkan kepada kami,” kata Walikota Dumai, Paisal.

Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Dumai, sebanyak 19.348 warga terdampak penonaktifan dari total 78.973 peserta PBI JK.

Penyesuaian ini merujuk pada Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 03/HUK/2026, yang menata ulang penerima bantuan agar lebih tepat sasaran berdasarkan pemeringkatan data kesejahteraan nasional.

Dalam kebijakan baru, peserta pada desil 0 serta desil 6–10 digantikan oleh masyarakat pada desil 1–5 sesuai kuota daerah.

Pemerintah Kota (Pemko) Dumai menegaskan layanan kesehatan tetap harus diberikan kepada warga terdampak.

Ia juga menginstruksikan camat dan lurah untuk aktif membantu proses pendataan dan pendampingan warga.

“Kami berharap tidak ada warga yang terkendala berobat karena status PBI JK mereka dinonaktifkan,” sebutnya.

Kadinsos Dumai, Hermiyati mengungkapkan, sebagian warga telah melapor dan mulai mengaktifkan kembali kepesertaan melalui gerai pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan HR Soebrantas.

“Ada ribuan warga yang melapor BPJS mereka tidak aktif, kebanyakan baru mengetahui saat berobat ke rumah sakit,” jelasnya.

Ia memastikan pasien tetap harus mendapat penanganan medis terlebih dahulu.

“Rumah sakit tidak harus menolak. Penanganan medis harus dilakukan lebih dulu, kemudian peserta bisa melapor untuk aktivasi ke Dinsos,” ujarnya.

“Intinya jangan panik. Jika mendapati PBI JK tidak aktif, segera laporkan ke Dinsos agar bisa diaktifkan kembali,” sebutnya.

Ia juga mengungkapkan salah satu alasan penyesuaian adalah temuan penyalahgunaan bantuan.

“Ada indikasi bantuan disalahgunakan, bahkan digunakan untuk judi online,” ungkapnya.

Pemko berharap langkah penataan ini membuat bantuan kesehatan lebih tepat sasaran bagi masyarakat miskin. **

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai
Bhabinkamtibmas Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi di Jalan Datuk Laksamana
Buron Kasus Sabu 11 Kg Ditangkap: Bekerja untuk Napi di Rutan Dumai
Usai Salat Idul Adha, Polsek Dumai Timur Bagikan Bibit Pohon Kepada Jemaah
Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Tanam Bayam di Jalan Cendrawasih
Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Selada di Jalan Rajawali
Pengembangan Kilang Dumai dan Cilacap Jadi Senjata Tekan Impor BBM
Konsumen Dumai Bongkar Dugaan Ketidaktransparanan Harga Buyback Emas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:35

Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:57

Bhabinkamtibmas Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi di Jalan Datuk Laksamana

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:53

Buron Kasus Sabu 11 Kg Ditangkap: Bekerja untuk Napi di Rutan Dumai

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:56

Usai Salat Idul Adha, Polsek Dumai Timur Bagikan Bibit Pohon Kepada Jemaah

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:42

Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Tanam Bayam di Jalan Cendrawasih

Berita Terbaru