50 Kg Sabu Berhasil Diamankan Polda Sumut

Sabtu, 25 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

50 Kg Sabu Berhasil Diamankan Polda Sumut

50 Kg Sabu Berhasil Diamankan Polda Sumut

Teleskopnews.com, Medan – 50 Kg Sabu berhasil di gagalkan Polda Sumut di Jalan Megawati, Medan-Binjai, Sumatera Utara (Sumut).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan pengungkapan itu terjadi pada Selasa (21/12). Petugas memperoleh informasi akan ada pengiriman narkoba jenis sabu dari Aceh ke Medan dan Jakarta dengan menggunakan satu unit mobil.

“Ditresnarkoba Polda Sumut mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu seberat 50 kg,” kata Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Sabtu (25/12/2021).

Tim lalu melakukan penyelidikan, memonitor di wilayah perbatasan Aceh-Medan.

Petugaspun mendapati sebuah kendaraan sesuai dengan ciri-ciri yang di perolehnya.

“Terpantau sebuah kendaraan sesuai dengan ciri-ciri yang di peroleh, sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan para pelaku sebelum akhirnya tim Opsnal berhasil menghadangnya dan menahan satu unit mobil, dan di amankan dua orang laki-laki yang mengendarai mobil tersebut berinisial M (22) dan F (22), warga Perlak, Aceh,” sebut Hadi.

Selanjutnya petugas menggeledah di mobil. Di temukan puluhan bungkus sabu dengan berat total 50 kg.

“Di lakukan penggeledahan di dalam mobil dan dapat di temukan serta di sita barang bukti berupa 50 bungkus kemasan teh China berisi narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhannya seberat 50 kg. Beberapa bungkus di letakkan di bagian dalam pintu-pintu mobil, sedangkan yang lainnya ada dalam 2 karung yang di kemas dalam pakaian bekas,” ujar Hadi.

Pelaku di janjikan uang Ratusan Juta

Dari interogasi terhadap M, mereka di suruh oleh seseorang berinisial A yang tengah di lakukan penyelidikan.

A menyuruh mereka mengambil satu unit mobil berisi sabu tersebut di daerah Idi, Aceh, untuk di bawa ke Medan dan Jakarta. Mereka pun di janjikan upah ratusan juta rupiah.

“Menjanjikan upah sebesar Rp 200.000.000 (Rp 200 juta), namun baru menerima uang jalan sebesar Rp 5.000.000 (Rp 5 juta). Ketika berangkat dari Aceh mereka di suruh ganti nomor HP baru,” ujar Hadi.

Seperti yang dilansir Detik.com, di lanjutkan Hadi, Ketika sudah sampai Medan di suruh menunggu di daerah seputaran salah satu mal di Kota Medan (pool bus Medan-Aceh) dan akan di beri petunjuk terkait pengiriman narkotika selanjutnya.

Setelah itu, petugas sempat menunggu untuk memastikan ada yang menghubungi keduanya. Namun, karena tak ada, petugas membawa keduanya ke Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini tim sedang mengembangkan jaringannya,” sebut Hadi.

Akibat perbuatannya para pelaku bakal di jerat dengan UU Narkotika.

Berita Terkait

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl
Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum
Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga
Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar
Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta
Kembangkan Kasus Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polres Dumai Amankan AR dengan 16 Paket Barang Bukti
Remaja di Dumai Ditangkap, Diduga Setubuhi Pelajar SMP yang Masih Berusia 14 Tahun
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:36

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:41

Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:55

Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:53

Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45

Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta

Berita Terbaru