Karhutla Dumai, Danrem 031/WB Tekankan Penanganan Terpadu Lintas Sektor

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai terus dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur.

Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Brigjen Agustatius Sitepu, turun langsung meninjau proses pemadaman di lapangan sebagai bentuk keseriusan dalam mengendalikan bencana tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi oleh Karoops Polda Riau, Ino Harianto, serta Dansat Brimob Polda Riau, I Gede Ketut Adi Wibawa. Sejarah Riau

Peninjauan dilakukan di lokasi terdampak karhutla di Jalan Prima Raya Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau.

Danrem memastikan bahwa proses pemadaman berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik. Selain itu, dilakukan pula rapat koordinasi lapangan guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat penanganan kebakaran.

Brigjen TNI Agustatius Sitepu menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Penanganan karhutla harus dilakukan secara terpadu. Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa seluruh unsur, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga stakeholder lainnya, bergerak dalam satu komando dan tujuan yang sama, yaitu memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran,” tegasnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Senada dengan itu, Kombes Pol Ino Harianto menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah rawan seperti Dumai.

“Sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama. Tidak hanya dalam pemadaman, tetapi juga dalam upaya pencegahan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” ujarnya.

Kombes Ino memastikan kesiapan penuh personel dalam mendukung operasi di lapangan.

Ia menyebutkan bahwa berbagai peralatan khusus telah dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan pendinginan lahan.

“Personel siap siaga 24 jam di lapangan. Kami juga mengoptimalkan penggunaan peralatan khusus untuk mempercepat pendinginan titik api sehingga tidak kembali menyala,” pungkasnya.**

 

sumber: RIAU ONLINE

Berita Terkait

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge
Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
Pemko Dumai – Tanoto Foundation Gelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini
Polemik Tersangka Kasus PT IBP Memanas, Dr. Eko: Jangan Ganti Proses Hukum dengan Tekanan Opini
Sinergi JMSI Dumai dan Pelindo: Menjawab Tantangan Operasional Pelabuhan di Kawasan Permukiman
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:12

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 1.365 Pil Ekstasi dan 12 Cartridge

Kamis, 10 September 2026 - 16:56

Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik

Rabu, 9 September 2026 - 12:59

Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit

Selasa, 8 September 2026 - 15:46

Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp

Selasa, 8 September 2026 - 15:44

Pemko Dumai – Tanoto Foundation Gelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini

Berita Terbaru