Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Tim gabungan menemukan dua korban tewas dalam proses evakuasi reruntuhan rumah yang hancur akibat ledakan di permukiman mewah, Kompleks Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/7). Korban terakhir ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi meninggal.

Dengan demikian, maka total ada tiga korban meninggal dalam insiden ledakan yang terjadi pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB lalu tersebut. Ketiganya adalah Jesica (istri pemilik rumah), Ros (asisten rumah tangga), dan Sinta (babysitter).

Sedangkan tiga korban selamat adalah Jeavelin (bayi perempuan berusia tiga tahun anak dari Jesica dan Hasan), ayah Hasan, dan seorang kurir yang tengah mengantarkan barang. Jeavelin dan dua korban luka lainnya itu saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Columbia Asia Medan.

Camat Medan Polonia Alfi Pane menyebut, ketika ledakan terjadi, Hasan sedang tidak di rumah. Selain menghancurkan rumah utama, ledakan juga merusak sedikitnya empat rumah lain di sekitarnya. Material bangunan beterbangan hingga menimpa kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi, yang dilansir Sumut Pos (RPG).

Adapun Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, korban kedua berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.45 WIB dari lantai dua bangunan yang roboh. “Untuk identifikasi korban meninggal kedua, kami masih menunggu proses di rumah sakit,” kata Jean di lokasi kejadian.

Hasil investigasi awal Polrestabes Medan mengarah pada dugaan kebocoran pipa gas bawah tanah sebagai pemicu ledakan. Jenazah Jesica yang kali pertama ditemukan kemarin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Proses Evakuasi

Jean menjelaskan, tim harus bekerja hati-hati dalam melakukan evakuasi setelah berkoordinasi dengan ahli konstruksi untuk menghindari risiko bangunan kembali ambruk. “Ruangannya sangat sempit, diapit bangunan di kiri dan kanan. Ada kolom baja yang menjadi hambatan sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu,” jelasnya.

Sementara terkait penyebab ledakan, Jean menyatakan, penyelidikan masih berlangsung. Setelah seluruh proses evakuasi selesai, polisi bersama PT Perusahaan Gas Negara akan melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan dugaan awal kebocoran pipa gas bawah tanah. **

 

sumber: RIOAUPOS.CO

Berita Terkait

Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya
PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak
Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi
Tetap Menghijau Saat Akhir Pekan, Lapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Karya Bermanfaat Tidak Pernah Libur
Apel Petugas Piket Akhir Pekan, Kalapas Pastikan Optimalisasi Pelayanan dan Keamanan
Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Kalapas Pimpin Rutinitas Jalan Sehat dan Senam Bersama
Deteksi Dini Blok Hunian, Kepala KPLP Pastikan Petugas Juga Steril Dari Barang Terlarang

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:45

Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:42

PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:29

Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:44

Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:50

Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28

Kuansing

Polda Riau Menindak PETI, Sempat Diadang Warga Kuansing

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:27