Miftah, Anak Dumai Sukses di Kancah Nasional

Senin, 10 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miftah Nur Sabri
Langkah, rezeki, maut dan jodoh memang menjadi kuasa sang Ilahi. Khususnya pada rezeki, ada yang diberikan kesuksesan ada pula yang biasa-biasa saja.

Sukses seseorang pun, ada pula dikarenakan memang berasal dari keluarga senang, namun sebaliknya, usaha dan  kerja keraslah yang mengantarkan seseorang pada keberhasilan. Sehingga ada istilah, “nasib kita yang menentukan”.

Miftah Nur Sabri, salah satunya, putra daerah yang lahir,  tumbuh dan besar di lingkungan komplek perumahan Pertamina RU II Dumai ini juga menapaki kesuksesannya di Ibu Kota Jakarta.

Kota megapolitan tempat para perantau melawan kerasnya hidup, ternyata dijalani juga oleh seorang Miftah.

Dimulai perjalanannya sebagai pelajar SD 3 dan SMP YKPP Dumai, ia pun melanjutkan pendidikannya di SMA N 1 Padang Panjang.

Sebagai anak yang sudah terlihat bakat dan kepintarannya sedari kecil, ia pun dipercaya mewakili sekolahnya untuk memempuh pendidikan di Universitas Indonesia pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Tanpa butuh waktu lama, ia pun menyelesaikan gelar sarjananya tak sampai empat tahun dengan predikat lulusan terbaik kala itu.

Bahkan saking inovatifnya, ia juga pernah menjadi dosen di tempat kampus tertua itu. Namun sebagai pria muda yang enerjik, kreatif, dan mengerti dunia internet, ia ingin mengembangkan kemampuannya di dunia informasi dan teknologi, karirnya sebagai dosenpun berakhir ketika ia memutuskan hengkang dari profesinya tersebut.

Banting setir, beralih dari dosen, pria berdarah Sumatera Barat dan berkacamata ini pun membuka jasa bidang informasi teknologi, tentu saja usaha software dengan nama Selasar. 

Selasar.com sendiri merupakan salah satu situs berbagi pengalaman, ilmu dan koresponden tanya jawab bagi siapa saja yang ingin bergabung di perusahaannya. 

Bahkan satu-satunya situs tanya jawab pertama di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2014 lalu.

Tak hanya itu saja, seorang Ahmad Zaky saja selaku Founder Bukalapak.com memakai jasanya untuk mengembangkan usaha portal belanja nasional yang saat ini sudah ‘membooming’ se antero Indonesia.

Kejeniusannya di dunia internet, ternyata memunculkan  idenya untuk menciptakan software dunia riset dan penelitian pada perhitungan cepat hasil pemilu yakni Quick Count sehingga menjadikan jembatan kedekatannya dengan sejumlah tokoh nasional.

Sebut saja Sandiaga Salahudin Uno dan Anies Baswedan, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, bahkan para Capres Indonesia, Prabowo Subianto hingga Joko Widodo. 

“Alhamdulillah.. Allah memudahkan segala urusan saya,” ungkap pria yang terkenal berbicara lugas dan blak-blakan ini kepada Sorotlensa.com.

Mempunyai misi ingin membangun kaum milenial sebagai garda terdepan dalam dunia bisnis dan politik, membuat dirinya terpanggil untuk terjun ke kancah ilmu yang dipelajarinya selama ini.

Politik bukanlah dunia baru baginya, sebab sebelumnya ia pernah menjadi juru kampanye pemenangan Anies-Sandi pada pilkada DKI 2017 lalu, namun hanya dibalik layar.

“Saat itu saya belum terjun langsung ke partai politik, saya hanya sebagai relawan saja,”sebut dia santai.

Dari pengakuannya, dikarenakan Anies-Sandi menang, ia pun diajak untuk bergabung dalam sejumlah parpol. Namun dirinya lebih tertarik kepada Gerindra sebagai kendaraan politik menuju Senayan.

“Selain visi misi yang sama, Gerindra juga lebih mengutamakan kaum millennial yang didominasi anak muda,”timpal pria yang akrab disapa Mangkudun.

Ditawari untuk memperjuangkan suara orang Jakarta oleh Prabowo-Sandi, namun hatinya lebih tertamban memajukan Riau terutama Kota Dumai sehingga melaju ke DPR dengan mewakili Dapil Riau Satu.

“Saya mengenal Prabowo terutama Sandi yang merupakan senior saya karena kita merupakan sama-sama aktivis kampus, sekitar 12 tahun lalu, sehingga saya tertarik membawa perahu Gerindra,”timpal dia lagi.

“Mengapa Dumai, karena Dumai terlalu banyak permasalahannya, yang membuat saya sebagai asli orang Dumai, wajib memperjuangkannya,”tukasnya.

Penulis : Khallila Dafri

Berita Terkait

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI
Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang
Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Maut di Kerusuhan 27 Agustus
Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot
112 Tersangka Karhutla Ditangkap, Sebagian Besar di Riau dan Sumsel
Dapat Selamat Dari Gubernur Lemhanas RI, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M Sukses Menjalani PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI
Lagi, AMP2K Gelar Demo Jilid III di Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Madina

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:19

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 17:13

11 Duta Al-Qur’an Riau Lanjutkan Perjuangan di Hari Kedua MTQN XXXI

Sabtu, 12 September 2026 - 16:05

Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17

Polda Metro Tetapkan 3 Tersangka Pengeroyokan Maut di Kerusuhan 27 Agustus

Kamis, 10 September 2026 - 09:15

Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot

Berita Terbaru

Bengkalis

PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:15