Muntah Darah dan Belatung, Ini Penjelasan Iqlima Kim

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Muntah darah dan belatung yang sempat terucap dari mulut Iqlima Kim belakangan ini kambali di ralat. Berikut ini informasi lengkapnya.

Iqlima Kim mencabut pengakuannya soal penyakit yang di alami merupakan ‘kiriman’ dari seseorang. Tapi gejala yang di alami seperti demam hingga muntah darah di barengi belatung memang di sebutnya sakit non-medis.

Menurut Iqlima Kim, salah satu penyakit non-medis adalah ain atau pandangan. Ia menjelaskan, penyebabnya bisa bermacam-macam.

“Nggak hanya pandangan buruk, bisa juga disebabkan pandangan kagum,” ucapnya di Instagram Story, sebagaimana melansir dari laporan suara.com.

Iqlima Kim menambahkan, ia yang sempat di ruqyah mendapat nasihat dari dua ustazah. Isinya, untuk tidak percaya terhadap perkataan seseorang yang menyebutnya ada penyakit yang di kirim.

“Jangan percaya ketika ada ustaz yang bilang kamu kena santet atau kiriman dari si A atau B,” ujarnya.

Untuk itu, Iqlima Kim meminta siapapun termasuk media agar memberitakan hal sesuai fakta atas dirinya. Jangan ada lagi soal informasi muntah darah dan belatung.

Sebelum memberikan klarifikasi, Iqlima Kim sempat membuat postingan kontras. Dia menyebut jika penyakitnya tersebut adalah ‘kiriman’ seseorang.

Gara-gara pengakuannya itu, warganet menyimpulkan dia telah di santet.

“Aku di tangani dua orang pintar. Orang yang satu bilang, aku di kirim sama istri seseorang dari pedayakan,” ucap Iqlima Kim di Instagram Story, 11 Mei 2022.

Sementara orang yang kedua, tidak mengatakan apapun. Dia hanya mengeluarkan sapu ijuk dari punggungnya yang kondisinya tajam.

“Katanya memang, dia buat pinggang aku sakit (macam kita keringkan baju),” ucapnya menambahkan.

Ia juga mengatakan, serangan yang di kirim seseorang tidak hanya terjadi sekali. Pernyataannya itu langsung mendapat atensi dari publik.

Berita Terkait

Usia Produktif Dominasi Kasus AIDS di Riau, Laki-laki Paling Banyak Terdampak
Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Rumuskan Aksi Cepat Imunisasi Campak
Kasus Campak Naik, Diskes Riau Lakukan Imunisasi Tambahan
Petaka Baru Hantam Bangladesh, 215 Orang Tewas Akibat Wabah DBD
AS Tarik Udang Beku dari Indonesia, Diduga Terkontaminasi Cesium-137
Dukung Program Asta Protas Kemenag, MTs Negeri 1 Dumai Tanam Pohon Matoa
Pererat Silaturahmi, Club Renang Mutiara Akuatik Dumai Gelar Berbuka Bersama
Kelompok KKN UNRI dan ABDURRAB Laksanakan Pemeriksanaan Kesehatan Gratis

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:10

Usia Produktif Dominasi Kasus AIDS di Riau, Laki-laki Paling Banyak Terdampak

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:42

Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Rumuskan Aksi Cepat Imunisasi Campak

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:35

Kasus Campak Naik, Diskes Riau Lakukan Imunisasi Tambahan

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:51

Petaka Baru Hantam Bangladesh, 215 Orang Tewas Akibat Wabah DBD

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:48

AS Tarik Udang Beku dari Indonesia, Diduga Terkontaminasi Cesium-137

Berita Terbaru