Tanggapan Akademisi Dumai Atas Berita “Setiap Tahun Cetak Lulusan Sarjana, Dumai Minim Penempatan Tenaga Kerja di Daerahnya”

Minggu, 15 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Irwandi Aziz

Sebagai akademisi yang aktif mendampingi mahasiswa hingga lulus, saya menanggapi dengan keprihatinan mendalam isi berita berjudul “Setiap Tahun Cetak Lulusan Sarjana, Dumai Minim Penempatan Tenaga Kerja di Daerahnya” yang dipublikasikan oleh (tautan tidak tersedia) Ini bukan sekadar kritik, tapi juga cerminan kondisi yang nyata dan sudah lama jadi kegelisahan banyak pihak, termasuk saya pribadi.

Kita semua tahu bahwa setiap tahun, kampus-kampus di Dumai tidak sekadar mencetak sarjana, tapi juga mempersiapkan anak-anak muda yang siap kerja, punya kompetensi, dan mental bertarung di dunia kerja. Tapi ironisnya, ketika mereka kembali ke kampung halaman, peluang kerja justru tertutup atau hanya bisa diakses lewat jalur kedekatan, bukan kapasitas.

Kalau budaya “orang dalam” dan sistem rekrutmen yang tidak transparan terus dibiarkan, maka kita bukan hanya menyia-nyiakan potensi SDM muda daerah, tapi juga sedang mengikis kepercayaan mereka terhadap sistem. Ini bisa memunculkan generasi frustrasi yang memilih menyerah, hijrah, atau apatis terhadap tanah kelahirannya sendiri.

Sebagai akademisi, saya tidak membela institusi manapun, tapi saya menyaksikan sendiri bagaimana anak-anak muda ini gigih belajar, aktif berkegiatan, dan punya semangat juang tinggi. Mereka bukan tidak siap kerja. Yang tidak siap adalah ruang kerja yang terbuka dan adil bagi mereka.

Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk berhenti saling menyalahkan. Sudah saatnya kita bangun kolaborasi konkret, bukan hanya wacana. Saya mengajak Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) dan Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Dumai untuk bersinergi dengan elemen kampus dalam membuka kanal-kanal kerja sama, pelatihan, advokasi kebijakan rekrutmen terbuka, serta membangun career hub berbasis lokal yang menjembatani antara lulusan dan dunia kerja.

Kita tidak kekurangan SDM, kita hanya kekurangan kemauan untuk membuka jalan bagi mereka. Mari kita ubah itu bersama.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulanan Abrasi di Kota Dumai
Depi Rusdianto Akan Adukan Pemberitaan Dugaan Penimbunan Solar ke Dewan Pers
PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Beri Pelatihan Pengolahan Sorgum untuk Kelompok Wirani Rejosari, Dorong Inovasi Produk Baru dan Perluas Jangkauan Pasar
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Silver Award dan Special Award di Taiwan Innotech Expo 2026
Apical Latih 48 Guru SD di Dumai tentang Teknik Mengajar Numerasi
Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:13

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulanan Abrasi di Kota Dumai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:46

Depi Rusdianto Akan Adukan Pemberitaan Dugaan Penimbunan Solar ke Dewan Pers

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:15

PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:49

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Silver Award dan Special Award di Taiwan Innotech Expo 2026

Berita Terbaru

Bengkalis

PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:15