Atasi Antrean SPBU, Pemprov Riau Minta Tambah Kuota BBM Subsidi

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar dan Pertalite ke pemerintah pusat guna mengatasi kemacetan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Riau. Langkah antisipatif ini diambil seiring meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang momen Natal dan Tahun Baru.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon, mengonfirmasi bahwa pengajuan penambahan kuota Bio Solar tercatat sebesar 99.700 Kilo Liter (KL), sedangkan usulan penambahan Pertalite mencapai 99.556 KL. Saat ini Pemprov Riau masih menunggu keputusan akhir penetapan kuota tersebut dari instansi teknis di tingkat pusat.

“Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat dalam hal ini BPH Migas,” kata Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon, saat memberikan keterangan di Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026).

Ismon menjelaskan bahwa lonjakan konsumsi BBM rutin terjadi pada periode akhir tahun akibat peningkatan aktivitas transportasi publik dan logistik. Oleh karena itu, pasokan tambahan sangat Diperlukan untuk menekan potensi kelangkaan dan kemacetan lalu lintas di sekitar area SPBU.

“Namun realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite tersebut tergantung pihak BPH Migas. Karena realisasi penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN,” ujarnya.

Guna menjaga ketertiban distribusi BBM di lapangan, Dinas ESDM Provinsi Riau juga telah mengoordinasikan fenomena antrean panjang ini kepada pihak penyalur resmi. Koordinasi intensif dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga selaku pihak yang memegang kewenangan teknis pengaturan dan penyaluran BBM ke SPBU.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga,” tegas Ismon.

Meskipun stok Pertalite saat ini dipastikan masih mencukupi kebutuhan harian masyarakat hingga akhir tahun, Pemprov Riau menilai langkah cadangan tetap harus disiapkan. Penambahan kuota Pertalite difungsikan sebagai antisipasi utama apabila terjadi lonjakan konsumsi yang drastis selama periode libur panjang.**

 

sumber: MC Riau

Berita Terkait

‎DPRD Rohil Dan Camat Balai Jaya Satu Suara Kawal Perjuangan Rakyat: Lahan Eks HGU PT Salim Ivomas Pratama Dituntut Segera Mendapat Kepastian Hukum
Kunjungan Perdana ke Siak, Kapolda Riau Apresiasi Perjuangan Bupati Afni untuk Hak Daerah
Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru
Dua Tahun Berturut-turut, Petugas Imigrasi Dumai Angga Rizky Putra Raih Penghargaan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulanan Abrasi di Kota Dumai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:29

‎DPRD Rohil Dan Camat Balai Jaya Satu Suara Kawal Perjuangan Rakyat: Lahan Eks HGU PT Salim Ivomas Pratama Dituntut Segera Mendapat Kepastian Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:39

Kunjungan Perdana ke Siak, Kapolda Riau Apresiasi Perjuangan Bupati Afni untuk Hak Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:36

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:19

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:44

Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru

Berita Terbaru