SIAK – Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat mengapresiasi konsistensi Bupati Siak Dr. Afni Z. dalam memperjuangkan hak dan martabat daerah. Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja perdana Kapolda Riau ke Kabupaten Siak, Kamis (29/10/2026).
Kunjungan tersebut diawali dengan peninjauan Istana Siak Asserayah Hasyimiyah, dilanjutkan ziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II dan penanaman pohon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama tokoh masyarakat di Balai Datuk Empat Suku.
Dalam pertemuan itu, Arman menyampaikan bahwa dirinya telah mengenal sosok Bupati Afni melalui pemberitaan dan media sosial, terutama terkait berbagai upaya yang dilakukan untuk menyuarakan kepentingan Kabupaten Siak.
“Saya sudah kenal Ibu Bupati melalui media sosial, karena suara Bupati sebelumnya tidak pernah terdengar, sehingga kalah dengan suara Ibu Afni yang gencar berjuang untuk hak daerahnya. Kita patut berbangga dengan Ibu Bupati ini, karena yang diperjuangkannya adalah hak dan martabat Siak,” kata Arman.
Ia juga meminta Bupati Afni tetap konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat selama langkah yang dilakukan sesuai aturan dan tidak merugikan kepentingan umum.
“Jangan khawatir, selama upaya yang Ibu lakukan memang harus begitu, maka lakukan saja terus dan tidak mengganggu orang banyak. Hanya saja mungkin ada yang resah, bukan masyarakat di sini, tapi di Jakarta. Itu wajar, biarkan saja,” ujarnya.
Arman menjelaskan, pemilihan Kabupaten Siak sebagai lokasi kunjungan kerja perdana setelah dirinya dilantik pada 2 Oktober 2026 bukan tanpa alasan. Menurutnya, Siak memiliki nilai historis penting dalam perjalanan terbentuknya Provinsi Riau.
“Saya tahu, Riau tidak akan ada tanpa Siak. Tadi saya sudah ke makam Sultan, sekaligus jadi simbolis memohon dukungan moral agar penugasan saya di sini dapat memberi manfaat bagi warga Riau,” tuturnya.
Selain menyoroti sejarah Kesultanan Siak, Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai adat dan adab sebagai landasan kehidupan bermasyarakat. Penghormatan terhadap leluhur dan warisan sejarah, menurutnya, perlu terus dipertahankan.
Dalam kesempatan tersebut, Arman menegaskan komitmen Polda Riau untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
“Kita siap bersinergi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat,” pungkasnya.*









