Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur, Eks Bupati Rohil Diperiksa Ditreskrimsus Polda Riau 

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau memeriksa eks Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong, Senin (22/6/2026). Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro Ridwan, saat dikonfirmasi mengatakan, Afrizal Sintong diperiksa terkait kasus dugaan korupsi.

“Terkait dugaan tindak pidana korupsi proyek infrastruktur,” kata Ade yangdilansir Kompas.com Senin.

Perkara tersebut, tambah Ade, statusnya masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih penyelidikan,” tutup Ade.

Dari informasi yang beredar, Afrizal Sintong diperiksa polisi atas dugaan korupsi proyek pembangunan Jalan Annas Maamun di Kabupaten Rohil tahun anggaran 2024.

Powered by VidCrunch Jalan dibangun sepanjang 1,7 kilometer, dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 11 miliar. Pelaksanaan proyek tersebut dilakukan oleh CV LLB.

Diketahui, Afrizal Sintong yang merupakan Bupati Rohil periode 2021-2024 ini sebelumnya juga diperiksa terkait dugaan korupsi.

Kasus tersebut diduga korupsi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Badan Usaha Milik Daerah, yakni PT SPRH Perseroda. Kasus ini sudah tahap penyidikan.

CSR bersumber dari PT Riau Petroleum, sebagai bagian dari kerja sama dengan Pertamina Hulu Rokan pada tahun anggaran 2024.

Total dana yang disalurkan mencapai Rp 19,527 miliar. CSR ditujukan kepada berbagai penerima di 18 kecamatan di Kabupaten Rohil, termasuk organisasi masyarakat, yayasan sosial, kelompok tani, mahasiswa, sekolah, masjid, dan rumah tahfiz.

Dalam proses distribusinya, diduga ada kejanggalan. Sejumlah penerima hibah mengaku tidak menerima dana sesuai nominal yang tercantum dalam dokumen penyaluran.**

 

Sumber: KOMPAS.com

Berita Terkait

Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum
Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga
Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar
Derita Warga Manggala Jonson, Jembatan Penghubung Rubuh Total, Janji Pembangunan Hanya Omon-Omon
Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta
Kawal Program Presiden Prabowo, Disdikbud Rohil Tegaskan Dana Revitalisasi Sekolah Bebas Pungutan
Kembangkan Kasus Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polres Dumai Amankan AR dengan 16 Paket Barang Bukti
Remaja di Dumai Ditangkap, Diduga Setubuhi Pelajar SMP yang Masih Berusia 14 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:41

Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:55

Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:53

Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:16

Derita Warga Manggala Jonson, Jembatan Penghubung Rubuh Total, Janji Pembangunan Hanya Omon-Omon

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45

Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta

Berita Terbaru

Bengkalis

PT MMJ di Ujung Sorotan, Masyarakat Menanti Kepastian

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:15