Kapolda Riau Ikut Dites Urine: Tak Ada Ampun bagi Pengguna Narkoba

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Polda Riau melakukan pemeriksaan urine secara mendadak untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Polda Riau, termasuk Kapolda Irjen Herry Heryawan dan para pejabat utama (PJU) Polda Riau.

“Pemeriksaan ini dilakukan tidak hanya kepada personel, tetapi seluruh pejabat utama (PJU) juga diperiksa, termasuk Bapak Kapolda,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad, kepada wartawan di Mapolda Riau, Senin (23/2/2026).

Pandra mengatakan pemeriksaan ini merupakan komitmen Polda Riau dalam mewujudkan institusi yang bersih dari narkoba. Pemeriksaan dilakukan terhadap sekitar 3.000 personel.

“Untuk hasilnya belum keluar semua. Tetapi yang Pak Kapolda dan PJU-PJU sudah keluar, hasilnya negatif semua,” imbuh Pandra.

Personel ‘Nakal’ Akan Ditindak Tegas
Sebelumnya, Kapolda Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

“Tidak ada ampun bagi personel Polda Riau yang terbukti baik itu sebagai pengguna. Pengguna saja kalau terbukti akan dikenai aturan tegas sesuai aturan apalagi yang terlibat dalam transaksi narkotika,” imbuhnya.’,” kata Irjen Herry Heryawan.

Kapolda Riau menekankan bahwa sebelum menindak masyarakat, institusi kepolisian harus terlebih dahulu memastikan kondisi internalnya bersih dan terbebas dari narkoba.

Pemeriksaan urine ini dikawal ketat oleh Bidang Propam dan tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau.

Kapolda kembali mengingatkan agar personel tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencoreng institusi. Polda Riau tidak akan memberikan toleransi bagi personel yang terlibat.

“Yang terbukti melakukan pelanggaran atau kejahatan, bergabung dengan sindikat kejahatan terutama narkoba tidak ada ampun. Karena dari awal saya sampaikan ‘Melindungi Tuah Menjaga Marwah’,” jelasnya.

Irjen Herry Heryawan menambahkan pihaknya terbuka menerima saran dan kritikan. Ia meminta masyarakat untuk melapor melalui aplikasi Yanduan Online.**

Berita Terkait

Jadi Saksi Penikahan Anak Ketua JMSI Riau, UAS Berikan Nasehat untuk Mempelai
Advokat Perempuan Diduga Jadi Korban Kekerasan Dan Penyekapan
Disnakertrans Riau Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
Deteksi Dini Gangguan Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Optimalisasi Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Lakukan Pengecekan Fisik Sarana Pengamanan
Awali Tugas dengan Doa dan Disiplin Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi
Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor
Sinergi Lapas Narkotika Rumbai dan Puskesmas Rumbai Bukit Pastikan Pemenuhan Hak Kesehatan Wargabinaan Pemasyarakatan Berjalan Optimal

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:53

Jadi Saksi Penikahan Anak Ketua JMSI Riau, UAS Berikan Nasehat untuk Mempelai

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:26

Advokat Perempuan Diduga Jadi Korban Kekerasan Dan Penyekapan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:05

Disnakertrans Riau Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 19:54

Deteksi Dini Gangguan Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian

Selasa, 29 September 2026 - 19:52

Optimalisasi Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Lakukan Pengecekan Fisik Sarana Pengamanan

Berita Terbaru