DUMAI, 20 Agustus 2026 — Kongres Masyarakat Dumai digelar sebagai wadah musyawarah untuk menghimpun berbagai aspirasi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya tokoh-tokoh terbaik yang dinilai mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Dumai.
Pertemuan yang berlangsung di salah satu kafe di Jalan Sudirman, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota, tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Ahmad Dahlan, Ales Saprijon, Dedi Saputra, Khadafi, Zakaria, dan Erwin Komeng.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang diharapkan dapat berperan sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus mendukung semangat persatuan dan komunikasi yang konstruktif.
Kongres Masyarakat Dumai diarahkan menjadi ruang bersama untuk mendengarkan gagasan, mempertimbangkan berbagai pandangan, serta mencari sosok yang dinilai memiliki kapasitas, prestasi, dan komitmen untuk ikut mendorong pembangunan Kota Dumai ke depan.
Ketua JMSI Ahmad Dahlan mengatakan, forum tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam dalam mencari solusi dan menentukan langkah secara tepat.
“Kita akan melakukan warna-warni tanpa ada yang merasa disakiti agar tetap berjalan dengan kondusif,” ujar Ahmad Dahlan.
Sementara itu, Ales Saprijon yang juga merupakan pemilik media online Suaradirga.com Kota Dumai menyampaikan bahwa pertemuan tersebut pada prinsipnya menjadi momentum untuk memberikan motivasi dan semangat bagi keberlangsungan Kongres Masyarakat Dumai.

“Pertemuan pada hari ini secara prinsip memberikan motivasi dan semangat untuk Kongres Masyarakat,” katanya.
Kongres Masyarakat Dumai diharapkan tidak hanya menjadi forum untuk mencari figur atau tokoh, tetapi juga menjadi ruang dialog yang mengedepankan musyawarah, keterbukaan, dan kepentingan masyarakat secara luas.
Dengan semangat tersebut, forum ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong munculnya gagasan dan program yang mendukung visi pembangunan Kota Dumai ke depan.
Para peserta juga menekankan pentingnya menjaga suasana musyawarah agar tetap kondusif, menghargai perbedaan pandangan, serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Pada akhirnya, Kongres Masyarakat Dumai diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kota dan masyarakat, dengan mengedepankan persatuan, keteladanan, serta komitmen bersama untuk menjadikan Dumai lebih baik.
Sumber : JMSI Kota Dumai







