Pemerintah Riau dan Konjen Jepang Perkuat Kerja Sama Infrastruktur dan Pendidikan

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU– Pemerintah Provinsi Riau menerima kunjungan Konsulat Jenderal Jepang di Medan sebagai upaya memperkuat kerja sama sekaligus membuka peluang investasi di berbagai sektor strategis.

Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru, menyampaikan kunjungan ini bertujuan menjaga dan mengembangkan hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Jepang dan Provinsi Riau.

“Kami berharap kerja sama yang telah terjalin antara Jepang dengan Provinsi Riau dapat terus berlangsung dan berkembang ke depan,” ujar Furugori Toru, Selasa (20/1/2026).

Dia memaparkan sejumlah bentuk kerja sama yang telah direalisasikan, di antaranya bantuan Pemerintah Jepang dalam pembangunan dermaga ekspor crude palm oil (CPO) di Pelabuhan Dumai.

Selain itu, terdapat kerja sama Kota Ube di Prefektur Yamaguchi dalam Proyek Peningkatan Kualitas Air Ledeng di Kabupaten Bengkalis. Kerja sama antarkota juga telah terjalin antara Kota Kawasaki, Kota Pekanbaru, dan Kabupaten Rokan Hulu, khususnya dalam penyusunan rencana dekarbonisasi dan pemanfaatan limbah dari produksi kelapa sawit yang berlangsung pada periode 2019–2024.

Pemerintah Jepang juga memberikan hibah pembangunan gedung sekolah tingkat SD dan SMP di Kota Pekanbaru. Untuk kerja sama yang sedang berjalan, Furugori menjelaskan proyek pengendalian banjir fase II di Kota Pekanbaru yang meliputi pemasangan stasiun pompa drainase, renovasi bendungan, perluasan saluran drainase, serta perbaikan tanggul.

Proyek ini telah dimulai sejak 2020 dan ditargetkan rampung pada September 2027. Selain itu, terdapat Program Gerakan Masyarakat dalam Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan yang didukung oleh JICA.

Sebuah perusahaan asal Prefektur Ehime juga tengah melakukan uji coba bersama Perkebunan Nusantara V di Kabupaten Kampar untuk mengembangkan sistem pengolahan limbah pabrik kelapa sawit berteknologi tinggi.

Kerja sama di bidang pendidikan turut menjadi perhatian. Saat ini, lebih dari 9.000 siswa SMP di Riau tercatat mempelajari bahasa Jepang.

Seorang ahli dari JICA di bidang pendidikan bahasa Jepang juga tengah ditugaskan di Universitas Riau. Selain itu, Universitas Kyoto dan Universitas Riau telah bekerja sama dalam proyek pemulihan lahan gambut di Provinsi Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengakui bahwa hubungan kerja sama antara Jepang dan Riau telah terjalin sejak lama.

Menurutnya, kunjungan ini sekaligus menjadi momentum pembaruan dan penguatan kerja sama ke depan.

“Mereka juga melaporkan saat ini ada tiga perusahaan Jepang yang beroperasi di Provinsi Riau serta sejumlah warga Jepang yang berdomisili di Riau. Ini tentu menjadi bagian dari pengawasan dan perhatian kita bersama,” ujar Syahrial.

Dia menegaskan dukungan penuh Pemprov Riau terhadap kerja sama tersebut, termasuk dengan menawarkan peluang investasi kawasan industri yang sebelumnya telah diajukan kepada Menteri Koordinator Perekonomian.

“Tadi kita tawarkan kawasan industri dan mereka menyampaikan minat untuk turut berinvestasi di sana. Kerja sama bidang pendidikan, khususnya pengelolaan lahan gambut dengan Universitas Riau, juga sangat kita dukung,” katanya.

Namun demikian, Syahrial berharap kerja sama pendidikan dan riset tersebut tidak hanya terfokus di Universitas Riau, tetapi juga dapat diperluas ke perguruan tinggi lain di kabupaten dan kota se-Riau.

“Pemulihan lahan gambut adalah kebutuhan nyata bagi Riau yang memiliki kawasan gambut cukup luas. Kami berharap ilmu dan model yang dikembangkan dapat ditularkan ke kampus-kampus lain di daerah,” pungkasnya.**

 

sumber: Bisnis.com

Berita Terkait

Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang
Netty Mindrayani Resmi Jadi Plt Ketua JMSI Kampar Dijabat, Gantikan Adi Jondri
Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
Apical Dukung Produktivitas Peternak Binaan di Dumai melalui Pemanfaatan Bungkil Inti Sawit
Kasus ISPA di Riau Tembus 10 Ribu Pasien, Anak-Anak Paling Terdampak
Di Malaysia, Kapolda Riau Bicara soal Karhutla dan Penanganan Gotong Royong
Dorong Percepatan Dekarbonisasi, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Juara 1 AEBT 2026 melalui Implementasi PLTS 3,77 MWp
Pemko Dumai – Tanoto Foundation Gelar Workshop Pengasuhan dan Stimulasi Dini

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:05

Semarak MTQ Nasional XXXI, Budaya Riau Hadir dalam Pawai Ta’aruf di Semarang

Sabtu, 12 September 2026 - 13:04

Netty Mindrayani Resmi Jadi Plt Ketua JMSI Kampar Dijabat, Gantikan Adi Jondri

Kamis, 10 September 2026 - 16:56

Komit Membangun Media Siber Profesional, DPC JMSI Kota Dumai Periode 2026–2031 Resmi Dilantik

Selasa, 8 September 2026 - 16:11

Kasus ISPA di Riau Tembus 10 Ribu Pasien, Anak-Anak Paling Terdampak

Selasa, 8 September 2026 - 15:52

Di Malaysia, Kapolda Riau Bicara soal Karhutla dan Penanganan Gotong Royong

Berita Terbaru