Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Bentuk perhatian dan empati terhadap masyarakat kurang mampu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Pekanbaru menjenguk salah satu masyarakat kurang mampu yang anaknya masuk rumah sakit dan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC GRIB Jaya Pekanbaru melalui Ketua Srikandi DPC GRIB Jaya Pekanbaru Nurhayati bersama pengurus Srikandi DPC GRIB Jaya Pekanbaru usai menjenguk pasien keluarga kurang mampu tersebut di Rumah Sakit Prima Pekanbaru, Rabu (24/6/2026).

Lebih lanjut Nurhayati sedikit menceritakan kondisi keluarga pasien tersebut, bahwa keluarga pasien tersebut termasuk kategori masyarakat kurang mampu, karena orang tua dari pasien, yang ayahnya seorang buruh bangunan dan ibunya IRT yang juga bekerja serabutan untuk membantu kebutuhan ekonomi rumah tangga yang mempunyai 3 orang anak.

Dan terkait anaknya sakit, Rheisa Dwi Hafizah (14) yang kita jenguk ini, merupakan anak kedua yang sakitnya sejak dari lahir, mengidap penyakit Dandy-Walker syndrome (sindrom Dandy-Walker) yang merupakan penyakit kelainan bawaan lahir langka yang memengaruhi perkembangan otak.

lSedangkan anak ketiganya, Rakha Ahmad Athaya (10) dari keluarga yang kurang mampu tersebut juga mengidap penyakit Autisme Aptikal sejak dari lahir juga,” terang Nurhayati.

“Dan anak mereka yang pertama lah yang sehat dan normal,” tambah Nurhayati.

Melihat kondisi tersebutlah, kami dari Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru merasa perihatin dan terpanggil untuk menjenguk dan membantu meringankan sedikit biaya selama perobatan anaknya dirumah sakit walaupun biaya berobat anak tersebut ditanggu oleh BPJS dengan program UHC dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Karena, selain biaya selama dirumah sakit, keluarga tersebut juga memerlukan biaya pengobatan anak ketiga yang tinggal dirumah, seperti pempes anaknya dan kebutuhan-kebutuhan lain dari anak tersebut dan anak pertamanya yang masih sekolah, belum lagi sewa rumah,” ujar Nurhayati.

“Dengan peristiwa ini, kami mengetuk hati para pejabat Pemerintah, baik Kota Pekanbaru, Provinsi Riau untuk dapat memperhatikan keluarga kurang mampu tersebut, melihat dari beban hidup yang mereka tanggu selama ini, dimana selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial, baik itu berupa PKH, BPNT dan bantua-bantuan lainnya,” pungkas Nurhayati.

Pada keaempatan yang sama, dengan mata berkaca-kaca, Annisa Fitri, ibunda dari Rheisa Dwi Hafizah, pasien yang sakit, didamping suaminya Jhonny Rheza mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada GRIB Jaya Pekanbaru, dalam hal ini Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru atas kedatangannya untuk menjenguk anak kami yang sakit.

“Semoga apa yang diberikan oleh Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, hanya Allah SWT yang bisa membalasnya dan kami hanya minta doa kan anak kami sehat dan bisa kembali kerumah, sehingga kami bisa kembali bekerja seperti biasa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi kami,” ujar Annisa sambil menghapus air matanya yang jatuh membasih pipinya.**

 

Sumber : Humas Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

Berita Terkait

Jadi Saksi Penikahan Anak Ketua JMSI Riau, UAS Berikan Nasehat untuk Mempelai
Advokat Perempuan Diduga Jadi Korban Kekerasan Dan Penyekapan
Disnakertrans Riau Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
Deteksi Dini Gangguan Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian
Optimalisasi Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Lakukan Pengecekan Fisik Sarana Pengamanan
Awali Tugas dengan Doa dan Disiplin Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi
Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor
Sinergi Lapas Narkotika Rumbai dan Puskesmas Rumbai Bukit Pastikan Pemenuhan Hak Kesehatan Wargabinaan Pemasyarakatan Berjalan Optimal

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:53

Jadi Saksi Penikahan Anak Ketua JMSI Riau, UAS Berikan Nasehat untuk Mempelai

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:26

Advokat Perempuan Diduga Jadi Korban Kekerasan Dan Penyekapan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:05

Disnakertrans Riau Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 19:54

Deteksi Dini Gangguan Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Rutin Blok Hunian

Selasa, 29 September 2026 - 19:52

Optimalisasi Keamanan Lapas Narkotika Rumbai Lakukan Pengecekan Fisik Sarana Pengamanan

Berita Terbaru