SF Hariyanto Ungkap Rahasia Riau Lampaui Target Makro 2025

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau sukses menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian gemilang. Di bawah kepemimpinan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, sejumlah indikator makro pembangunan dilaporkan melampaui target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam laporannya di Gedung Pauh Janggi, Pekanbaru, Jumat (20/2/2026), SF Hariyanto mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2025 mencapai 4,79 persen. Angka ini cukup impresif mengingat target awal hanya dipatok pada kisaran 3,9 hingga 4,23 persen.

“Alhamdulillah, meski di tengah keterbatasan anggaran, ekonomi kita tumbuh melampaui target. Riau juga menyumbang 5,08 persen terhadap ekonomi nasional,” ujar SF Hariyanto.

Fokus pada Hilirisasi dan Nilai Tambah

Walaupun mencatat pertumbuhan positif, SF Hariyanto memberikan catatan kritis terkait dominasi sektor primer dan ekspor komoditas mentah. Menurutnya, tantangan Riau ke depan adalah memperkuat sektor hilirisasi agar masyarakat mendapatkan nilai tambah yang lebih besar dari kekayaan sumber daya alam.

“Kita harus jujur, ekonomi kita masih sangat bergantung pada sektor primer. PR besar kita adalah penciptaan nilai tambah melalui industri pengolahan agar kesejahteraan masyarakat meningkat secara merata,” tambahnya.

Kualitas Lingkungan dan IPM Meningkat Tajam

Keberhasilan Riau tidak hanya terlihat dari angka ekonomi. Di sektor lingkungan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Riau menyentuh angka 74,82 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 71,85 persen.

Pencapaian ini dipicu oleh efektifnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penerapan kebijakan pembangunan rendah karbon yang mulai terintegrasi di seluruh sektor.

Selaras dengan itu, kualitas hidup masyarakat Riau juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kini berada di level 76,31 persen, atau naik 0,64 poin. Kenaikan ini melampaui target kenaikan RPJMD yang sebelumnya diprediksi hanya sebesar 0,57 poin.

“Peningkatan IPM ini adalah bukti nyata bahwa akses pendidikan dan layanan kesehatan di Riau semakin membaik dan merata,” tutupnya.**

Berita Terkait

‎DPRD Rohil Dan Camat Balai Jaya Satu Suara Kawal Perjuangan Rakyat: Lahan Eks HGU PT Salim Ivomas Pratama Dituntut Segera Mendapat Kepastian Hukum
Kunjungan Perdana ke Siak, Kapolda Riau Apresiasi Perjuangan Bupati Afni untuk Hak Daerah
Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru
Dua Tahun Berturut-turut, Petugas Imigrasi Dumai Angga Rizky Putra Raih Penghargaan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Paparkan Strategi Pengelolaan Sampah dan Program Penanggulanan Abrasi di Kota Dumai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:29

‎DPRD Rohil Dan Camat Balai Jaya Satu Suara Kawal Perjuangan Rakyat: Lahan Eks HGU PT Salim Ivomas Pratama Dituntut Segera Mendapat Kepastian Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:39

Kunjungan Perdana ke Siak, Kapolda Riau Apresiasi Perjuangan Bupati Afni untuk Hak Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:36

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:19

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:44

Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru

Berita Terbaru