Video Ucapan Dream House Tidak Melanggar Hukum, Begini Kata Praktisi dan Aktivis

Rabu, 7 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dumai, 7 Mei 2025 – Beberapa hari terakhir, muncul unggahan video ucapan selamat hari jadi Kota Dumai ke-26 dari manajemen Dream House yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin (Jalan Ombak) Kota Dumai. Beragam komentar tentang video ini bermunculan, ada yang menganggap suatu hal tidak baik, namun tidak sedikit yang berkomentar video itu hal biasa dan dianggap lumrah sebagai rasa turut bersuka cita atas semakin bertambahnya usia Kota Dumai.

Menurut Irwandi Aziz, salah seorang praktisi, video ucapan dari karyawan Dream House itu hal yang lumrah dan tak melanggar hukum. “Itu hal biasa, kalau berbicara tentang pakaian, banyak lagi karyawan toko yang memakai pakaian seperti itu, bahkan lebih minim lagi,” ucapnya.

Irwandi juga menilai bahwa video tersebut bukanlah bentuk pelanggaran hukum. “Niat mereka kan untuk memberikan selamat atas hari jadi kota ini, sebagai bentuk kecintaan teehadap kota ini, tentu jauh dari prasangka tidak elok yang berdampak pada pelanggaran hukum,” tandasnya.

Terakhir, Irwandi menyayangkan tindakan – tindakan provokatif atas hal tersebut.
“Jadi kalau ada bahasa-bahasa negatif dan terkesan provokatif, ini yang harus di hapuskan, apalagi sampai gelar aksi,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Kelompok Masyarakat Santak Unding. Menurut sang ketua, Roni Iriandani, dilansir dari dumaiheadlines, hal tersebut tidak perlu ditanggapi secara serius. “Ya, saya pikir itu tak perlu diseriuskan kali lah untuk diurus, itu hal biasa-biasa saja,” ungkap Roni sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Roni mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh beberapa pihak justru seperti mempromosikan Dream House. “Lucu saja, malah ada yang kayak jadi media mempromosikan DH. Masyarakat yang sebelumnya tidak tahu DH, karena ramai diberitakan, akhirnya penasaran dan mencari tahu tentang DH,” terangnya.

Roni juga menyarankan agar lebih baik memikirkan sekaligus memberikan solusi kepada masyarakat yang masih kesulitan dan serba kekurangan dalam hidupnya. “Lebih baik memikirkan bagaimana para pekerja dunia hiburan maupun dunia malam mendapatkan perlindungan, seperti BPJS Ketenagakerjaan. Negara harus hadir dalam perlindungan mereka, karena mereka juga anak bangsa,” tutupnya.

 

Editor : redaksi.

Berita Terkait

Peserta PKP Angkatan II Belajar Langsung Praktik Pelayanan Publik di BBPOM Medan
Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok
Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor
Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot
Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Bripka F. S. Tambunan Cek Ketahanan Pangan Bergizi di Kelurahan Dumai Kota, Warga Kembangkan Tanaman Terong
Bhabinkamtibmas Rimba Sekampung Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Warga Kembangkan Budidaya Cabai
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dumai Kota Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Fokus Budidaya Sawi dan Selada

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:10

Peserta PKP Angkatan II Belajar Langsung Praktik Pelayanan Publik di BBPOM Medan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:45

Tim Inovasi PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Raih Predikat Excellent pada Lomba Inovasi IQPC di Bangkok

Selasa, 22 September 2026 - 10:21

Korban Apresiasi Polresta Pekanbaru Cepat Tangkap Terduga Pelaku Curanmor

Kamis, 10 September 2026 - 09:15

Ketua Umum DPP AKPERSI Kirim Surat Laporan dan Audiensi kepada Presiden Prabowo, Persoalan Lahan Karangsia OKI Disorot

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Berita Terbaru