70 BUMN Resmi Ditutup Erick Thohir

Minggu, 28 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Dianggap tidak efiien lagi, Sebanyak 70 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah di tutup.

Bahkan dari 70 BUMN sudah nggak jalan sejak 2008.

Menteri BUMN Erick Thohir pun memastikan penutupan BUMN tidak efisien terus berjalan. Lalu bagaimana nasib para karyawannya?

“Kita sudah tutup 70 BUMN ya, dan kita akan terus melakukan tapi tidak mengurangi tenaga kerja, kita konsolidasikan,” ujarnya dalam acara Orasi Ilmiah ‘Globalization And Digitalization: Strategi BUMN Pasca Pandemi’ yang di gelar Universitas Brawijaya, Sabtu (27/11/2021).

Nasib Karyawan 70 BUMN
Menurut Erick Thohir memang saat ini mau tidak mau perubahan besar harus terjadi di BUMN. Mulai dari usia pegawai yang di bawah 35 tahun terus direkrut untuk memenuhi target jumlah anak muda di lingkungan BUMN.

Namun, kata Erick mengutip dari detikcom, para senior yang sudah ada di BUMN akan tetap di jaga hingga memasuki masa pensiun.

Namun jika ada BUMN yang tidak beroperasi sejak 2008 ya BUMN-nya harus di tutup karena justru akan menimbulkan pemborosan.

“Satu sampai 2 tahun terakhir kita memang agresif merekrut (usia di bawah 35 tahun). Tentu yang senior juga kita jaga sampai memasuki usia pensiun. Kita tidak melepas, apalagi di saat COVID-19 seperti sekarang ini,” terang Erick Thohir.

Ia mencontohkan di industri perbankan saat ini sudah menganut efisiensi. Pasalnya dengan digitalisasi para bank memangkas jumlah kantor cabang.

“Di bank yang tadinya dalam satu daerah ada 3 kantor sekarang di jadikan satu. Tidak ada lay off tapi di tambahkan job desk-nya yang tadinya di kantor. Sekarang harus keluar sebagai sales untuk mengejar pertumbuhan,” jelas dia.

Erick menyebut BUMN juga harus bertransformasi dan menjalankan model bisnis yang lebih baik. Ia menyampaikan dengan efisiensi ini, laba yang di hasilkan oleh BUMN naik signifikan.

“Bisa di lihat hasilnya sekarang? untuk laba Rp 13 triliun 2020, hari ini kuartal III 2021 Rp 61 triliun. Artinya efisiensi dan transformasi, perubahan bisnis model terbukti berjalan dengan baik,” tutur Erick Thohir.

 

Berita Terkait

Ketua Umum JMSI Percaya, Kebebasan Informasi dan Revolusi Digital Bisa Jadi Lokomotif Pembangunan
Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya
PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak
Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak
Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi
Tetap Menghijau Saat Akhir Pekan, Lapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Karya Bermanfaat Tidak Pernah Libur
Apel Petugas Piket Akhir Pekan, Kalapas Pastikan Optimalisasi Pelayanan dan Keamanan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:45

Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:42

PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:29

Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:44

Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:50

Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi

Berita Terbaru