Ketum Badko Sumatra Utara M. Alwi: Ada Dugaan Keterlibatan MN KAHMI Pada Konflik HMI

Rabu, 24 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

http://Teleskopnews.com Jakarta – Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut), M Alwi Hasbi Silalahi, merespon adanya dugaan keterlibatan oknum Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada konflik yang saat ini dialami oleh HMI.

Kata Alwi “bila benar ada oknum MN KAHMI melakukan intervensi terhadap konflik yang terjadi ditubuh HMI saat ini, maka MN KAHMI sudah sangat keterlaluan dan harus bertanggungjawab”.

“Kuat dugaan, konflik yang terjadi pada tubuh HMI saat ini dikarenakan adanya intervensi yang dilakukan oleh oknum MN KAHMI. Bila itu benar, maka itu adalah catatan buruk kami pada MN KAHMI dan harus dipertanggungjawabkan oleh mereka,” kata Alwi Hasbi kepada awak media, Rabu (24/03/2021).

Saat ditanya seperti apa intervensi yang dilakukan oknum MN KAHMI, Alwi menjawab oknum MN KAHMI diduga kuat telah melakukan intervensi dan keberpihakan pada salah satu kepengurusan PB HMI yang saat ini terpecah dua kepengurusan (dualisme).

Selain itu, Hasbi juga menduga oknum MN KAHMI telah melakukan intervensi agar Kongres HMI XXXI diselenggaran, padahal katanya, situasi dan kondisi HMI yang saat ini terpecah (dualisme) dan tidak memungkinkan untuk kongres dilakukan sebelum terwujudnya rekonsiliasi dan penyatuan keduabelah pihak HMI.

“Adanya intervensi dan keberpihakan yang dilakukan oleh oknum MN KAHMI sebenarnya sudah lama, bahkan sebelum kongres ini digelar. Harusnya mereka tidak usah terlibat terlalu jauh apalagi sampai mengintervensi penyelenggaraan kongres. Padahal mereka tau situasi HMI saat ini terbelah menjadi dua kepengurusan, harusnya mereka mendorong untuk rekonsiliasi, bukan malah memperkeruh suasana,” tutur Hasbi.

Kataya, bila kisruh dan perpecahan kepengurusan (dualisme) Pengurus Besar (PB) HMI ini terus berkepanjangan, maka semua itu adalah dosa MN KAHMI.

“Dualisme ini sangat tidak kita inginkan. Tak ada kader yang menginginkan perpecahan pada tubuh HMI ini. Bila perpecahan dan dualisme HMI ini terus berkepanjangan dan tak juga bersatu, maka ini adalah dosa-dosa MN KAHMI karena oknum-oknumnya diduga terlibat dalam intervensi yang mengakibatkan ini semua,” tandasnya.

Berita Terkait

Atlet Riau Tagih Janji Pemprov, Bonus PON 2024 Tak Kunjung Lunas
Tim Putri Bambu Kuning Sabet Juara Turnamen Olahraga Tenayan Raya Pekanbaru
Hasil Kejurprov Catur Riau Ke-37, Dumai Juara Umum
Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Tanam Bayam di Jalan Cendrawasih
AIPDA Anwar Dedi Cek Kebun Cabai Warga di Kelurahan Laksamana
Bhabinkamtibmas Dumai Kota Tanam Selada di Lahan Pekarangan, Dukung Program Ketahanan Pangan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersiap Produksi SAF Lewat Persiapan Sarfas Pengolahan Minyak Jelantah, Cikal Bakal Ekonomi Berkelanjutan Lewat JELMA
Open House Pemprov Riau Hanya Satu Hari, Digelar di Hari Pertama

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:01

Atlet Riau Tagih Janji Pemprov, Bonus PON 2024 Tak Kunjung Lunas

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:43

Tim Putri Bambu Kuning Sabet Juara Turnamen Olahraga Tenayan Raya Pekanbaru

Senin, 22 Juni 2026 - 22:07

Hasil Kejurprov Catur Riau Ke-37, Dumai Juara Umum

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:42

Pengecekan Ketahanan Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Tanam Bayam di Jalan Cendrawasih

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:11

AIPDA Anwar Dedi Cek Kebun Cabai Warga di Kelurahan Laksamana

Berita Terbaru