Bripda Randy di Pecat dari Polri

Kamis, 27 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Bripda Randy di pecat dari Kepolisian RI setelah di nyatakan terbukti menghamili dan mengaborsi kekasihnynya NWR.

Karir Bripda Randy Bagus Hari Sangsoko telah usai alias di pecat dalam sidang etik profesi Kepolisian yang di gelar di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya pada Kamis 27 Januari 2022.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Replik Handoko mengatakan berdasarkan sejumlah saksi dan beberapa bukti, Randy di nyatakan terbukti bersalah.

Randy terbukti melanggar Pasal 7 Ayat (1) Huruf B dan Pasal 11 Huruf C Perkap tentang Kode Etik Profesi Polri.

“Hasil putussan adalah Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. Timggal proses administrasi pemecatan saja,” kata Gatot seperti di lansir Viva.co.id.

Kasus ini terungkap ketika NWR di temukan meninggal dunia dengan cara bunuh diri dengan menegak racun di atas pusara ayahnya di Dusun Sugihan, Kabupaten Mojokerto.

Polisi lantas melakukan penyelidikan pada tewasnya mahasiswi Univeristas Brawijaya Malang yang mengakhiri hidupnya pada Kamis 2 Desember 2021 lalu.

Hasil penyelidikan dan penyidikan di ketahui NWR nekat bunuh diri karena frustasi dalam hubungan asmara dengan Bripda Randy.

Bripda Randy merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Pasuruan, NWR pernah hamil dan di aborsi akibat hubungan asmaranya.

Bripda Randy juga di proses secara pidana.

Kematian NWR sebelumnya sempat viral, pasalnya banyak dugaan terhadap kematian mahasiswi cantik tersebut.

Kasus bunuh diri ini mulai mencuat, Sabtu 4 Desember 2021, setelah akun Twitter @convomf mengangkat kasusnya ke media sosial.

Pesan terakhir untuk Ibu tercinta

Novia Widyasari sempat mencurahkan permasalahan hidupnya kepada ibunya dengan mengatakan tidak kuat menjalani beban hidup yang dideritanya. Ia meminta maaf sebelum mengakhiri hidupnya.

“Mama, ikhlasin aku ya ma. Aku udah capek, gak kuat. Aku udah ketakutan sendiri setiap hari. Terimakasih untuk segala hal yang mama lakukan untuk aku. Aku minta maaf juga. Terimakasih Mama. Aku sayang mama,” tulis Novia Widyasari

Berita Terkait

Polsek Dumai Timur Klarifikasi Isu Lambatnya Penanganan Laporan, Tegaskan Komitmen Pelayanan
Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 
Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Keamanan dengan Dukungan Pengamanan TNI dan Polri
Akhir Pekan Tetap Produktif, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Terus Asah Keterampilan Mandiri
Sidang Perdana Praperadilan, Status Tersangka J Dipertanyakan
Jaga Stabilitas Keamanan, Kalapas Kelas 1 Bandar Lampung Pimpin Langsung Deteksi Dini di Blok Hunian
Polsek Bagan Sinembah Ringkus Pengedar Sabu di Balai Jaya, 14 Paket dan 5,84 Gram Barang Bukti Disita
Kumpulkan Regu Pengamanan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Tegaskan Jangan Pernah Sumbang Masalah

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 01:54

Polsek Dumai Timur Klarifikasi Isu Lambatnya Penanganan Laporan, Tegaskan Komitmen Pelayanan

Minggu, 19 April 2026 - 18:58

Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 

Minggu, 19 April 2026 - 13:57

Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Keamanan dengan Dukungan Pengamanan TNI dan Polri

Sabtu, 18 April 2026 - 15:26

Akhir Pekan Tetap Produktif, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Terus Asah Keterampilan Mandiri

Kamis, 16 April 2026 - 18:31

Sidang Perdana Praperadilan, Status Tersangka J Dipertanyakan

Berita Terbaru