Perihal Laka Kerja, Wilmar Dinilai Remehkan Institusi Daerah, DPRD Dumai Geram

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perihal Laka Kerja, Wilmar Dinilai Remehkan Institusi Daerah, DPRD Dumai Geram. (Foto, haloriau-Net)

Perihal Laka Kerja, Wilmar Dinilai Remehkan Institusi Daerah, DPRD Dumai Geram. (Foto, haloriau-Net)

Dumai, 22 April – Perusahaan Wilmar Dumai dinilai meremehkan keberadaan institusi daerah perihal tidak melaporkan kejadian kecelakaan kerja yang merenggut nyawa seorang pekerja ke Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau, H. Bobby Rachmat, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait insiden tersebut dan baru mengetahui dari pemberitaan media.

“Sampai saat ini, kami belum menerima pengaduan dan malahan kami mengetahui dari pemberitaan awak media,” kata Bobby dikutip dari onlineriau pada Senin (21/4). Bobby juga telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Dumai, Edison, menuding pihak Wilmar sengaja bungkam dan terkesan menyepelekan instansi daerah karena memiliki backingan di pusat. “Apa karena punya backingan di pusat sampai-sampai ke Disnaker Riau tak lapor?” ujarnya bernada geram pada Selasa (22/4).

Edison berharap kasus kecelakaan kerja ini dapat diusut tuntas dan meminta agar mesin yang meledak dan menelan korban jiwa tersebut diperiksa kelayakannya. “Harus diusut, mesin yang meledak dan menelan korban jiwa itu bagaimana kelayakannya?” tegasnya.

Edison juga berencana untuk berkordinasi dengan unsur terkait guna mengecek ke lokasi dan memeriksa apakah mesin-mesin yang beroperasi masih layak pakai. “Jangan-jangan mesinnya butut semua, nah ini bakal ada lagi korban jiwa, kasihan keluarga mereka, pihak terkait harus turun ke semua perusahaan untuk mengecek mesin-mesin operasional tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Humas Wilmar, Marwan Anugerah, masih enggan menjawab konfirmasi dari awak media ini.*

 

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi
Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta
Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal
Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton
SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos
Kualitas Setara Merek Ternama, Roti Rajabasa Bakery Karya Warga Binaan Resmi Terima Sertifikat Hak Merek
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ratusan Koli Pakaian Bekas Senilai Rp3,9 Miliar di Perairan Panipahan
Polsek Kulim Dukung Ketahanan Pangan Nasional Melalui Sambangi Usaha Budidaya Ikan Patin Warga Di Kelurahan Mentangor

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:13

Pelarian Berakhir di Panipahan, Suami Korban Perempuan Hamil yang Tewas di Dumai Ditangkap Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:45

Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026, Total Penjualan Hingga Rp 167 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:43

Pertamina Patra Niaga Fasilitasi 20 Pemuda Pelatihan Operator Listrik Industri dan Uji Kompetensi, Dorong Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15

Stop Perang Berita, Dewan Pers & PWI Dipanggil Jadi Penengah, Bukan Penonton

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:42

SERAM RIAU Geruduk Disdikpora Kampar, Desak Copot Kepala Sdn 42 Sungai Agung Dan Usut Dugaan Pungli Serta Penyalahgunaan Dana Bos

Berita Terbaru