Durian Ilegal Asal Malaysia Serbu Pasar Indonesia

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pasar buah di Indonesia tengah dibanjiri durian ilegal asal Malaysia. Diduga, sekitar 10 ton durian tanpa izin resmi masuk setiap hari melalui jalur Batam, Riau, hingga Jakarta.

Fenomena ini menuai sorotan dari Anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, yang menilai praktik penyelundupan tersebut sudah sangat meresahkan dan merugikan petani lokal.

“Setiap harinya ada ratusan koli durian ilegal yang masuk ke pasar kita. Praktik ini bukan hanya melanggar hukum, tapi juga mengancam keberlangsungan petani dan pelaku usaha kecil di sektor buah lokal,” ujar Labib, Minggu (12/10), di Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut laporan di lapangan, penyelundupan dilakukan oleh oknum pedagang yang membawa masuk 1–2 ton durian setiap hari melalui jalur laut dan distribusi darat menuju pasar-pasar besar di Jakarta.

Harga durian Malaysia yang lebih murah membuat persaingan di pasar tidak sehat. Petani lokal yang mengandalkan hasil panen musiman kini kesulitan menjual produknya karena kalah harga dan daya tarik.

“Durian ilegal ini memperparah daftar panjang produk selundupan — dari pakaian, elektronik, hingga hortikultura. Kalau tidak segera ditertibkan, sistem ekonomi kita akan rusak pelan-pelan,” tambahnya.

Labib juga mengingatkan bahwa maraknya penyelundupan ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal keadilan dan kedaulatan perdagangan nasional.

“Kita sudah serahkan laporan lengkap terkait pelaku dan jalur distribusi kepada Kementerian Perdagangan. Pemerintah harus tegas, jangan sampai durian ilegal ini terus masuk seenaknya,” tegasnya.

DPR meminta Kementerian Perdagangan, Bea Cukai, serta aparat penegak hukum memperketat pengawasan di pintu masuk barang, terutama di wilayah perbatasan dan pelabuhan kecil yang kerap dijadikan jalur tikus penyelundupan.

Dengan langkah tegas dan koordinasi lintas instansi, diharapkan durian lokal kembali menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan petani mendapatkan perlindungan yang layak dari praktik impor ilegal yang merugikan. (*)

 

sumber: Beritariau.com

Berita Terkait

Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia
‎DPRD Rohil Dan Camat Balai Jaya Satu Suara Kawal Perjuangan Rakyat: Lahan Eks HGU PT Salim Ivomas Pratama Dituntut Segera Mendapat Kepastian Hukum
Kunjungan Perdana ke Siak, Kapolda Riau Apresiasi Perjuangan Bupati Afni untuk Hak Daerah
Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian
Investasi Triwulan III 2026 Tembus Rp14,83 Triliun, Dumai Geser Pekanbaru
Dua Tahun Berturut-turut, Petugas Imigrasi Dumai Angga Rizky Putra Raih Penghargaan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salurkan 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:39

Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:29

‎DPRD Rohil Dan Camat Balai Jaya Satu Suara Kawal Perjuangan Rakyat: Lahan Eks HGU PT Salim Ivomas Pratama Dituntut Segera Mendapat Kepastian Hukum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:39

Kunjungan Perdana ke Siak, Kapolda Riau Apresiasi Perjuangan Bupati Afni untuk Hak Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:36

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:19

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Maknai Peringatan Sumpah Pemuda dengan Prestasi, inovasi dan Kepedulian

Berita Terbaru