Anak Kandung Habisi Nyawa Ayahnya saat Sedang Tertidur

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS – Peristiwa tragis gegerkan warga Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa, 7 April 2026 siang. Seorang pria, Rijal Pasaribu (47) ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya sendiri, diduga dibunuh oleh anak kandungnya.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pada pukul 13.19 WIB.

“Setelah menerima laporan, personel kami dari Bhabinkamtibmas dan piket fungsi langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujar Kapolres.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak di dalam kamar dengan luka berat pada bagian kepala dan leher.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bacok serius di kepala dan leher. Bahkan kondisi leher korban hampir terputus,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya sempat terjadi pertengkaran antara korban dan istrinya pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Korban disebut meminta sejumlah uang yang kemudian memicu cekcok. Setelah itu, istri korban pergi ke ladang, meninggalkan korban bersama anaknya di rumah.

Diduga pelaku yang merupakan anak kandung korban berinisial R.M.M.P. (19), melakukan aksi nekat tersebut sekitar pukul 13.00 WIB saat korban tengah tertidur.

“Pelaku diduga mengambil parang dari gudang, lalu menyerang korban secara membabi buta saat korban sedang tidur,” jelas Kapolres.

Akibat serangan tersebut, korban meninggal dunia di tempat dengan luka parah. Hasil visum sementara menunjukkan adanya luka terbuka di bagian kepala, leher, dan dada, serta indikasi patah tulang tengkorak dan leher.

Tak lama setelah kejadian, tim Reskrim Polsek Pinggir yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Donni Widodo Siagian berhasil mengamankan pelaku di lokasi.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Pinggir,” tambahnya.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Mandau untuk dilakukan visum et repertum sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polisi juga telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, hingga pengamanan barang bukti.

Hingga kini, motif pasti dari kejadian tersebut masih dalam pendalaman. Namun, dugaan sementara mengarah pada konflik keluarga.

“Kami masih mendalami motifnya. Dugaan awal mengarah pada persoalan internal keluarga,” tutup Kapolres.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.**

 

sumber: RRI.CO.ID

Berita Terkait

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
Kecelakaan Beruntun di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, CPO Tumpah Lalu Lintas Macet
KPAI Kecam Keras: Desak 27 Pelaku Perkosa Remaja Segera Ditangkap
Oknum Pengurus Ponpes Sidoarjo Ternyata 7 Kali Perkosa Santriwati
Kejari Rohil Tahan 2 Orang Tersangka Dugaan Korupsi TPP PPPK 
Cekcok Saat Minum Tuak, Pria di Dumai Tikam Temannya hingga Tewas
Polres Dumai Ringkus Pelaku Pencabulan 7 Anak di Bawah Umur 
Hasil Audit Dugaan Tipikor Pejabat Desa Tasik Serai Timur Belum Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Inspektorat Bengkalis

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:28

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:34

Kecelakaan Beruntun di Jalan Lintas Pekanbaru-Duri, CPO Tumpah Lalu Lintas Macet

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:03

KPAI Kecam Keras: Desak 27 Pelaku Perkosa Remaja Segera Ditangkap

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:33

Oknum Pengurus Ponpes Sidoarjo Ternyata 7 Kali Perkosa Santriwati

Senin, 22 Juni 2026 - 21:57

Kejari Rohil Tahan 2 Orang Tersangka Dugaan Korupsi TPP PPPK 

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28

Kuansing

Polda Riau Menindak PETI, Sempat Diadang Warga Kuansing

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:27