Centimeter Terakhir Penyelamatan Nino Rayan

Minggu, 6 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Seorang bocah laki-laki bernama Nino Rayan jatuh ke dasar sumur sedalam 32 Meter sejak hari Selasa lalu di di desa utara Ighran di provinsi Chefchaouen Maroko.

Nino Rayan merupakan seorang bocah berusia lima tahun. Operasi penyelamatan bocah tersebut sangatlah rumit dan juga viral.

Operasi yang sangat rumit tersebut di lakukan oleh tim penyelamat Maroko hingga saat ini untuk menyelamatkan nyawa sang bocah tersebut.

Seperti di lansir situs berita Cadenaser.com. Juru bicara tim penyelamat Abdelhadi Tamrani mengatakan penyelamatan Nino Rayan membutuhkan waktu yang banyak.

“Sentimeter terakhir itu adalah yang paling sulit dan penting dalam operasi ini,” kata Abdelhadi Tamrin.

Rayan jatuh Selasa lalu ke dalam sumur di depan rumahnya sedalam 32 meter di kota utara Ighran.

Untuk menyelamatkannya, pasukan Maroko pertama-tama menggali secara vertikal sejajar dengan sumur dan kemudian secara horizontal.

Dalam operasi yang rumit di mana material kecil digunakan karena sifat rapuh tanah di daerah tersebut untuk menghindari retakan atau tanah longsor.

Teknisi Maroko menyelesaikan fase terakhir penggalian horizontal untuk mencapai bocah itu, memberi jalan kepada tim penyelamat yang memasuki terowongan untuk mengeluarkannya.

Sebuah tim medis memasuki terowongan dengan tandu di mana mereka telah berada di dalam selama lebih dari satu jam sebelum harapan terakhir.

Ratusan warga dan banyak wartawan hadir di tempat kejadian. Dan di dekat sumur ada ambulans yang dilengkapi dengan orang tua Rayan di dalamnya.

Di area tersebut terdapat perangkat keamanan besar dan beberapa teknisi, dan anggota Proteksi Sipil, Teknik Sipil, Ahli Topografi.

Serta anggota Royal Gendarmerie dan Pasukan Auxiliary yang membentuk penghalang keamanan untuk mencegah mendekatnya warga. ke tempat penyelamatan.

Helikopter dari Royal Gendarmerie telah pindah ke tempat untuk mentransfer anak jika diperlukan.

Hingga saat ini, proses penyelamatan masih berlangsung. Seluruh Dunia terus mendoakan bocah bernama Nino Rayan selamat dan secepatnya keluar dari sumur sedalam 32 meter tersebut.

Berita Terkait

Viral Seusai Ketahuan Menyamar, Nisa Kini Dapat Tawaran Pendidikan Pramugari
Aksi Galang Dana Mahasiswa ITBRP untuk Korban Bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh
Pelindo Dumai Peduli: Wujud Kepedulian Sosial untuk Warga Sekitar Pelabuhan
Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Linggasari, Ketua GEMPAR : aksi sosial ini merupakan bagian dari kepedulian organisasi terhadap masyarakat
Dukung Program Asta Protas Kemenag, MTs Negeri 1 Dumai Tanam Pohon Matoa
Panitia Ajak Masyarakat Meriahkan Gelaran Dumai Expo 2025
Pelaksana Tugas PWI Dumai Berbagi, Santuni Anak Yatim Eks Wartawan
Peduli Sesama, Pelindo Multi Terminal Branch Dumai Bagikan Santunan dan Paket Ramadan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:43

Viral Seusai Ketahuan Menyamar, Nisa Kini Dapat Tawaran Pendidikan Pramugari

Minggu, 30 November 2025 - 17:53

Aksi Galang Dana Mahasiswa ITBRP untuk Korban Bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh

Jumat, 28 November 2025 - 20:49

Pelindo Dumai Peduli: Wujud Kepedulian Sosial untuk Warga Sekitar Pelabuhan

Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:48

Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Linggasari, Ketua GEMPAR : aksi sosial ini merupakan bagian dari kepedulian organisasi terhadap masyarakat

Selasa, 22 April 2025 - 22:58

Dukung Program Asta Protas Kemenag, MTs Negeri 1 Dumai Tanam Pohon Matoa

Berita Terbaru