Klara Castanho Jadi Korban Pemerkosaan

Minggu, 26 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Klara Castanho tiba- tiba viral usai mengunggah tulisan mengaku berbadan dua sehabis hadapi pemerkosaan serta mau menyarahkan bayinya buat di adopsi.

Unggahan Klara Castanho di Instagram ini otomatis membuat gempar para pengikutnya. Aktris menawan berumur 21 tahun ini betul- betul viral serta menghebohkan jejaring sosial.

Pengakuan mantan bintang cilik yang hadapi pemerkosaan sampai berbadan dua jadi kabar sangat menghebohkan. Sebab anak hasil pemerkosaan ini Klara serahakan buat di adopsi.

Dalam laporan tersebut, Klara menarangkan kalau ia baru mengenali kehamilannya di akhir serta, oleh sebab itu, memilah buat menyerahkan bayinya buat di adopsi.

Semacam banyak korban, ia pula tidak berangkat ke polisi sebab merasa“ malu” serta“ bersalah”.

“ Ini merupakan cerita tersulit dalam hidup aku. Aku pikir aku hendak menanggung rasa sakit serta beban ini sendirian. Aku senantiasa merahasiakan kehidupan afektif aku.”

“ Tetapi, aku tidak dapat diam kala aku memandang orang berkonspirasi serta menghasilkan tipe kekerasan yang menjijikkan serta trauma yang membuat aku tersenyum. Aku di perkosa,” tulisnya.

Artis itu apalagi meminum kapsul pagi hari, namun obat itu tidak bekerja serta ia menciptakan kehamilannya cuma sepanjang uji pencitraan.

“ Aku nyaris di penghujung kehamilan kala aku mengetahuinya. Itu mengejutkan. Dunia aku berhamburan. Siklus haid aku wajar, badan aku pula. Aku tidak menaikkan berat tubuh ataupun perut”, lapornya.

Bagi Klaran, temuan itu memunculkan trauma baru:

“ Dokter tidak memiliki empati kepada aku. Aku bukan perempuan yang berbadan dua sebab kemauan serta kemauan, aku sudah hadapi kekerasan.”

“ Walaupun begitu, handal ini memforsir aku buat mencermati komentar aku. Hati anak itu, berkata kalau 50% DNA merupakan milikku serta saya hendak di paksa buat mencintainya.”

Pada kesimpulannya, ia masih membetulkan keputusan itu.“ Anak itu layak dibesarkan oleh keluarga yang penuh kasih. Ia tidak butuh ketahui kalau ia merupakan hasil dari kekerasan yang kejam.”

Berita Terkait

Ketua Umum JMSI Percaya, Kebebasan Informasi dan Revolusi Digital Bisa Jadi Lokomotif Pembangunan
Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya
PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak
Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak
Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi
Tetap Menghijau Saat Akhir Pekan, Lapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Karya Bermanfaat Tidak Pernah Libur
Apel Petugas Piket Akhir Pekan, Kalapas Pastikan Optimalisasi Pelayanan dan Keamanan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:05

Ketua Umum JMSI Percaya, Kebebasan Informasi dan Revolusi Digital Bisa Jadi Lokomotif Pembangunan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:45

Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:42

PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:29

Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:44

Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28