Kurang dari 24 Jam, Polres Dumai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat Hingga Tewas

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI — Kepolisian kembali menunjukkan respons cepat dan profesional dalam mengungkap kasus penganiayaan berat yang berujung kematian di Kota Dumai. Tak sampai 24 jam sejak laporan diterima, jajaran Polres Dumai berhasil mengamankan terduga pelaku dan mengungkap rangkaian peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang pemuda.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam, 26 Januari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB, di Jl. Cut Nyak Dien RT 01, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Korban diketahui bernama Ryan Imanda (33), warga Kecamatan Sungai Sembilan.

Kejadian bermula saat korban pulang ke rumah pelapor, Samsidar, dan sempat menggedor pintu rumah. Setelah pintu dibuka, korban masuk ke ruang tamu dan langsung tertidur. Hingga keesokan harinya, korban masih terlihat dalam posisi tidur telungkup. Namun saat dibangunkan pada siang hari, korban tidak memberikan respons. Pelapor kemudian mendapati darah keluar dari hidung korban.

Korban segera dibawa ke RSUD Kota Dumai untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah menjalani penanganan di ruang IGD, korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.20 WIB.

Menyadari adanya kejanggalan, pihak keluarga dan pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dumai Barat pada Rabu dini hari, 28 Januari 2026, pukul 01.54 WIB. Laporan itu langsung ditindaklanjuti secara cepat dan terukur oleh aparat kepolisian.

Hasil penyelidikan intensif membuahkan hasil. Pada Rabu pagi, 28 Januari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial GN (27), warga Kecamatan Dumai Barat, yang diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan berat terhadap korban.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu helai pakaian korban dan satu buah martil/palu warna kuning, yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka GN dijerat dengan Pasal 468 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Keberhasilan pengungkapan cepat ini menegaskan komitmen Polres Dumai dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan setiap tindak kriminal ditangani secara profesional, transparan, dan tanpa kompromi. Polisi memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga tuntas demi keadilan bagi korban dan keluarganya.**

 

 

sumber: Global Riau

 

Berita Terkait

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl
Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum
Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga
Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar
Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta
Kembangkan Kasus Peredaran Sabu, Satresnarkoba Polres Dumai Amankan AR dengan 16 Paket Barang Bukti
Remaja di Dumai Ditangkap, Diduga Setubuhi Pelajar SMP yang Masih Berusia 14 Tahun
Pelaku Pembunuhan Sampurna Pohan di Rohil Ditangkap Polisi, Sembunyi di Kebun Sawit

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:36

Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:41

Kuasa Hukum Novi Persoalkan Konstatering, Minta Polda Riau Beri Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:55

Polda Riau Gerebek Gudang Diduga Penampungan Solar Ilegal di Kampar, Sempat Dihalangi Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:53

Eks Dirut PT SPRH Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp19,57 Miliar, Kerugian Negara Tembus Rp13 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:45

Polsek Dumai Barat Ungkap Dugaan Penggelapan 8,48 Ton Inti Sawit, Kerugian Capai Rp108,9 Juta

Berita Terbaru