Mariana Ahong Pencuri Cokelat Minta Maaf

Selasa, 16 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com- Mariana Ahong seorang konsumen kepergok melakukan aksi pencurian cokelat dan sampo di gerai Alfamart resmi minta maaf secara terbuka.

Mariana Ahong namanya selama beberapa hari terakhir viral dan trending topic di media sosial Twitter. Pengguna Twitter menyindir perilaku buruk Mariana.

Kini kasus pencurian cokelat Alfamart dan intimidasi terhadap salah satu pegawai berakhir sudah. Marliana Ahong, pelaku pencurian, mengakui perbuatannya dan meminta maaf.

Mariana menyampaikan permintaan maaf saat pihak pegawai Alfamart bersama pengacara kondang Hotman Paris melaporkannya ke Polres Tangerang Selatan.

Usai dua laporan masuk, Polisi pun langsung bergegas mengusutnya. Tidak butuh waktu lama, Senin (15/8) malam Mariana Ahong minta maaf kepada Amelia, karyawan minimarket.

Marliana dan Amelia bertemu di kantor Polres Tangerang Selatan pada Senin, 15 Agustus 2022. Marliana datang bersama anaknya, Ivana.

“Selamat malam saya Ivana anak dari ibu Marliana mohon memohon maaf kepada seluruh karyawan Alfamart, secara khusus kepada saudari Amel, Mas Arif, Danisa dan manajemen Alfamart secara menyeluruh,” katanya saat melakukan permohonan maaf di Polres Tangerang Selatan.

Alfamart Sempat Laporkan Mariana Ahong

Pengacara Alfamart Frank Hutapea menyatakan telah melaporkan dugaan pencurian cokelat dan pengancaman viral di media sosial.

Frank Hutapea tidak saja menjadi pangacara bagi Alfamart, tapi juga karyawannya yang dipaksa meminta maaf oleh perempuan yang diduga mengambil cokelat di minimarket tersebut.

“Klien saya itu ada dua satu dari Alfamart tbk melaporkan dugaan pencurian ya dan satu lagi dari seorang karyawati melaporkan dugaan pengancaman,” kata Frank.

Laporan Dicabut

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu menyatakan kasus ini berakhir damai. Sarly menyatakan pihak Alfamart mencabut laporan ini setelah pihak terlapor, Mariana Ahong, meminta maaf.

“Pada malam hari ini sudah di sepakati kedua belah pihak bahwa mereka berdamai dan pihak pelapor dari pihak Alfamart bersedia untuk mencabut laporannya dan tidak memproses atau tidak melanjutkan proses ini ke proses tuntas ataupun sampai di penegakan hukum,” kata Sarly di Polres Tangerang Selatan.

Kronologi Pencurian Cokelat Alfamart oleh Mariana Ahong

Kasus ini berawal dari Marliana yang terpergok mencuri cokelat di gerai Alfamart di Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan pada 13 Agustus 2022 pukul 10.30 WIB.

Para pegawai Alfamart pun menghampiri dan merekam Marliana yang hendak pergi menggunakan mobilnya, yang disebut-sebut bermerek Mercedes Benz. Rekaman ini lalu viral di media sosial dengan narasi “Emak2 mengendarai mercy, tapi nyolong cokelat di Alfamart”.

Keesokan harinya, Mariana datang ke toko Alfamart sambil membawa seseorang yang mengaku sebagai kuasa hukumnya.

Ia di duga mengancam Amelia dengan UU ITE dan memaksanya meminta maaf. Video Amelia yang meminta maaf karena di rekan ini pun viral di media sosial.

Sejumlah Pesohor Bantu Pegawai Alfamart

Viralnya peristiwa ini membuat sejumlah pesohor membela pegawai Alfamart, Amelia. Mereka bahkan menyatakan siap membantu Amelia menghadapi Marliana.

Youtuber dan pemengaruh, Arief Muhammad, menyatakan memberikan bantuan hukum bagi Amelia.

“Saya siap memberi bantuan hukum untuk mbaknya dalam bentuk apapun. Barangkali ada yang kenal sama mbak Alfamartnya, tolong sampaikan pesan ini ya,” tulis Arief di halaman Instagram.

Hal serupa di sampaikan pula oleh pengacara Hotman Paris Hutapea. Ia bercerita mendapat banyak pesan dari pengikutnya agar membantu Amelia.

“Halo pegawai Alfamart kamu hubungi saya, jangan takut, saya siap membela kamu gratis,” kata Hotman Paris dalam video yang di unggah di akun Instagram.

Berita Terkait

Polsek Dumai Timur Klarifikasi Isu Lambatnya Penanganan Laporan, Tegaskan Komitmen Pelayanan
Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 
Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Keamanan dengan Dukungan Pengamanan TNI dan Polri
Akhir Pekan Tetap Produktif, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Terus Asah Keterampilan Mandiri
Jaga Stabilitas Keamanan, Kalapas Kelas 1 Bandar Lampung Pimpin Langsung Deteksi Dini di Blok Hunian
Kumpulkan Regu Pengamanan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Tegaskan Jangan Pernah Sumbang Masalah
Anggap Sebagai Keluarga, Ribuan Warga Binaan Lapas Kelas 1 Bandar Lampung Terima Penguatan dan Sambut Pejabat Baru
Sematkan Pangkat Baru Bagi 30 Petugas, Kalapas Kelas 1 Bandar Lampung Ingatkan Peningkatan Tanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 01:54

Polsek Dumai Timur Klarifikasi Isu Lambatnya Penanganan Laporan, Tegaskan Komitmen Pelayanan

Minggu, 19 April 2026 - 18:58

Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 

Minggu, 19 April 2026 - 13:57

Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Keamanan dengan Dukungan Pengamanan TNI dan Polri

Sabtu, 18 April 2026 - 15:26

Akhir Pekan Tetap Produktif, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Terus Asah Keterampilan Mandiri

Kamis, 16 April 2026 - 11:10

Jaga Stabilitas Keamanan, Kalapas Kelas 1 Bandar Lampung Pimpin Langsung Deteksi Dini di Blok Hunian

Berita Terbaru