Motif Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakut Terungkap

Minggu, 23 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Motif pengeroyokan terhadap anggota TNI terjadi di Jalan Rusun Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara terungkap.

Diskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengungkapkan motif aksi pengeroyokan anggota TNI karena kesalahpahaman pelaku dan korban.

“Motifnya di duga ada kesalahpahaman karena anggota prajurit TNI yang jadi korban dengan para pelaku, sebelumnya tidak pernah ada permasalahan,” kata Tubagus Ade.

Tubagus menjelaskan kronologi kejadian pengeroyokan berawal saat ada sekelompok orang datang ke Waduk Pluit untuk mencari seseorang.

“Kejadian di Waduk Pluit, ada sekelompok orang datang ke sana dengan maksud mencari orang (anggota TNI), tapi (korban) kebetulan berada di sana,” ujar Tubagus.

“Sehingga motivasinya perselisihan di lokasi kejadian karena antara anggota TNI dengan para pelaku tersebut tidak punya hubungan apa-apa sebelum kejadian,” sambungnya.

Tubagus mengatakan pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AD, Pratu Sahdi (22) di duga berjumlah delapan orang.

“Di keroyok oleh kurang-lebih delapan orang dari kelompok tersebut, yang mengakibatkan anggota atau prajurit TNI tersebut meninggal dunia,” katanya.

Tubagus menyebut dari delapan pelaku pengeroyokan anggota TNI, empat orang di antaranya sudah di tangkap.

Dari empat pelaku tersebut, mereka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.

“Pada hari Selasa, kita sudah mengamankan empat orang yang kita duga melakukan aksi tersebut,” tutur dia seperti di kutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.

Tubagus menambahkan, keseluruhan tersangka pengeroyokan hingga saat ini masih di lakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Dia mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus ini jika di temukan dua alat bukti yang memungkinkan.***

Berita Terkait

Open House Pemprov Riau Hanya Satu Hari, Digelar di Hari Pertama
Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi LagiĀ 
Buruh Perkebunan Gruduk Kantor Asian Agri Grup: Hentikan Perbudakan Terhadap Istri dan Anak
Wapresma STIA Lancang Kuning Kecam Insiden Kebakaran Kilang Pertamina Dumai
Sistem Komunikasi dan Respons PT Wilmar Lambat, Edison : Jangan Main – Main Dengan Nyawa
Apical Tegaskan Komitmen Pendampingan untuk Kembangkan Budidaya Ternak di Dumai
Polairud Polres Dumai Amankan 1 Orang Pelaku TPPO
Jaringan Perdagangan Bayi di Pekanbaru Dibongkar, Modus Adopsi Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20

Open House Pemprov Riau Hanya Satu Hari, Digelar di Hari Pertama

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:22

Barang Bukti Kasus Korupsi Malah Dikorupsi LagiĀ 

Sabtu, 15 November 2025 - 11:20

Buruh Perkebunan Gruduk Kantor Asian Agri Grup: Hentikan Perbudakan Terhadap Istri dan Anak

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:09

Wapresma STIA Lancang Kuning Kecam Insiden Kebakaran Kilang Pertamina Dumai

Minggu, 20 April 2025 - 12:20

Sistem Komunikasi dan Respons PT Wilmar Lambat, Edison : Jangan Main – Main Dengan Nyawa

Berita Terbaru