Nelayan di Situbondo Tersambar Petir

Jumat, 31 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com, Situbondo – Nelayan di Situbondo tersambar petir di saat hujaan deras di peraian Pandean.

Selain empat orang nelayan yang meninggal tersambar petir, tiga orang lainya mengalami luka-luka dan satu orang lagi masih belum di temukan.

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Zainul Arifin memgemukakan, delapan nelayan itu tersambar petir saat menebar jaring ikan bersama 12 nelayan lainnya di Perairan Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, sekitar 3 mil dari bibir pantai.

“Semuanya ada 20 orang nelayan, mereka menangkap ikan 3 mil dari bibir Pantai Pandean. Kejadiannnya sekitar pukul 12.30 WIB, ketika itu juga hujan deras dan di sertai petir,” kata Zainul di kutip dari Antara, Jumat (31/12/2021).

Menurut informasi dari nelayan yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, sekitar menyambar delapan orang nelayan. Dari empat orang meninggal itu, dua orang meninggal di lokasi kejadian, dua korban meninggal di puskesmas, sedangkan satu korban hilang.

Tim SAR Melakukan Pencarian

Zainul menambahkan, saat ini BPBD Situbondo berkoordinasi dengan tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang.

“Untuk pencarian korban hilang, kami sudah berkoordinasi dengan tim SAR. Besok pagi tim SAR akan melakukan pencarian,” katanya.

Empat nelayan meninggal dunia dan tiga korban luka-luka serta satu orang hilang tersebut, semuanya warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih.

Terkait cuaca, BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat yang dapat di sertai kilat dan angin kencang

Prakirakan tersebut terjadi dalam tiga hari ke depan di banyak wilayah di Indonesia per 31 Desember 2021.

Berita Terkait

Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya
PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak
Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak
Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi
Tetap Menghijau Saat Akhir Pekan, Lapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Karya Bermanfaat Tidak Pernah Libur
Apel Petugas Piket Akhir Pekan, Kalapas Pastikan Optimalisasi Pelayanan dan Keamanan
Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Kalapas Pimpin Rutinitas Jalan Sehat dan Senam Bersama

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:42

PWI Terima Permintaan Maaf Hotman Paris: Tapi Proses Hukum Tetap Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:29

Tiga Orang Tewas, Rumah Mewah di Kompleks Grand Polonia Meledak

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:44

Kompak Berseragam Hijau, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ramaikan Pembinaan Jasmani Bersama di Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:50

Hadiri Pertemuan Rutin Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan di Kota Agung, Kalapas 1 Bandar Lampung Perkuat Silaturahmi

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:38

Tetap Menghijau Saat Akhir Pekan, Lapas Kelas I Bandar Lampung Tegaskan Karya Bermanfaat Tidak Pernah Libur

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28

Kuansing

Polda Riau Menindak PETI, Sempat Diadang Warga Kuansing

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:27