Tahun Depan, 27 Ribu Hektare Kebun Kelapa di Riau akan Direplanting 

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian, telah memberikan persetujuan untuk melaksanakan program replanting kelapa di Riau dengan total lahan seluas 27 ribu hektare.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengaku hal ini menjadi kabar baik bagi provinsi Riau sebagai daerah dengan perkebunan kelapa terluas di Indonesia.

“Sektor perkebunan kelapa selama ini juga sudah menjadi sektor unggulan di provinsi Riau. Dan kita saat ini juga sedang menyusun kerja sama dengan pemerintah pusat dalam program hilirisasi dan peremajaan perkebunan kelapa,” kata Syahrial Abdi.

Disebutkannya, program ini nantinya akan memberi dampak besar terhadap produktivitas dan nilai tambah komoditas unggulan daerah tersebut.

Selain itu, kontrak pembibitan dengan para penangkar kelapa juga telah dilakukan. Ditargetkan, pada awal tahun depan kegiatan replanting sudah dapat dilaksanakan.

“Tahun ini kontrak pembibitan kelapa sudah dimulai, mudah-mudahan awal tahun depan kegiatan replanting sudah bisa langsung dilaksanakan,” sebutnya.

Pemprov Riau, dikatakan Syahrial Abdi juga telah mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program peremajaan kelapa ini ke sejumlah daerah lainnya. Dengan begitu program tersebut, dapat menjadi upaya memperkuat posisi Riau sebagai daerah dengan basis perkebunan kelapa yang merata.

Sebab, jika hanya satu daerah yang menjadi fokus, maka ketimpangan pembangunan bisa saja terjadi. Terlebih, setiap wilayah di Riau memiliki potensi besar yang sama untuk dikembangkan.

“Namun, agar tidak terpusat di Inhil saja, Pemprov mengambil kebijakan untuk mendistribusikan program ini ke Pelalawan, Meranti, Rohil, Bengkalis, dan Siak,” jelas Syahrial Abdi.

Diterangkannya, bahwa strategi nasional juga menempatkan Riau sebagai daerah pengembangan industri turunan kelapa. Ia menambahkan, Pekanbaru akan dibangun pabrik nata de coco, sementara di Indragiri Hilir akan berdiri tiga pabrik baru pengolahan kelapa.

“Dalam strategi nasional, Pekanbaru akan dapat nanti pabrik nata de coco dan tiga pabrik lagi dibangun di Inhil. Dengan asumsi, 22.000 tenaga kerja bisa bekerja disana,” terangnya.**

 

sumber: riau aktual

Berita Terkait

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Kelola Lahan Tanam Cabai
Inovasi Digital dan Penguatan UMKM Dongkrak Kinerja Jamkrida Riau
Perkuat Bank Daerah, Plt Gubri Wajibkan Investor Simpan Dana di BRK Syariah
HomLiv Asal Riau Juara Kompetisi Shopee Jagoan UMKM
Dumai Posisi Kelima di Riau, Investasi Tembus Rp6,1 Triliun Hingga September 2025
Bos Pajak Ingatkan Pelaku UMKM Jangan Nekat Pecah Usaha Demi Tarif PPh 0,5 Persen
Polda Riau Pastikan Stok Aman dan Harga Beras Sesuai HET
Inovasi Distribusi Pangan Murah ke Pelosok Desa, Gubri Hadirkan Mobil Topling

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:19

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Dumai Kota Kelola Lahan Tanam Cabai

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:44

Inovasi Digital dan Penguatan UMKM Dongkrak Kinerja Jamkrida Riau

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:42

Perkuat Bank Daerah, Plt Gubri Wajibkan Investor Simpan Dana di BRK Syariah

Selasa, 25 November 2025 - 11:45

Tahun Depan, 27 Ribu Hektare Kebun Kelapa di Riau akan Direplanting 

Rabu, 12 November 2025 - 11:20

HomLiv Asal Riau Juara Kompetisi Shopee Jagoan UMKM

Berita Terbaru