Terkait Enam Honorer Yang di Pecat. Bupati Tangerang : Ini Peringatan…!!!

Jumat, 22 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar/by serly 

SOROTLENSA – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengemukakan, para aparatur sipil negara atau ASN, seharusnya bisa netral dan tidak mengampanyekan salah satu pasangan calon di tahun politik ini.

Hal itu dikemukakan Ahmed Zaki, menanggapi soal enam guru honorer yang dipecat oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten, setelah berpose salam dua jari sembari memegang stiker bertuliskan ‘Prabowo-Sandi’.
   “Memasuki tahun politik ini, bahkan kita akan melakukan pemilihan presiden dan wakil presiden, seharusnya para aparatur negara bisa netral. Jangan mengampanyekan salah satu pasangan calon menggunakan pakaian dinas mau itu di lingkungan sekolah atau lokasi lainnya,” katanya di Gedung Bupati Tangerang, Tigaraksa, Jumat 22 Maret 2019.

Ia juga mengingatkan, agar para aparatur negara ataupun honorer tidak melakukan hal tercela korupsi dan atau kampanye menggunakan seragam dinas.
 “Itu fatal sekali, apalagi dengan niat dan sengaja. Ini peringatan untuk yang lainnya, harus bersikap netral,” ujarnya.

Diketahui, enam guru honorer yang berasal dari SMAN 9 Kabupaten Tangerang, menggunakan atribut pemerintah melakukan swafoto di ruangan guru. Mereka berpose dengan gaya dua jari yang merupakan ciri salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden.





Sumber : viva.co.id

Berita Terkait

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya
Kejaksaan Geledah Kantor Disdik Riau, Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024  
LHI Riau: Ketua Umum LSM AMATIR Mengaku Pimpinan CV Anugrah Pratama, Minta Jangan Ganggu Proyek UIN Suska
KPAI Kecam Keras: Desak 27 Pelaku Perkosa Remaja Segera Ditangkap
Oknum Pengurus Ponpes Sidoarjo Ternyata 7 Kali Perkosa Santriwati
Sepuluh Hari Tim Tipikor Turun,Publik Menanti Kejelasan Penanganan Dugaan Tipikor Desa Tasik Serai Timur
Klarifikasi Kuasa Hukum Martin: Penanganan Laporan Berjalan Sesuai Prosedur dan Prinsip Presisi

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:28

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:45

Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati, Berikut Daftar Lengkapnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:15

Kejaksaan Geledah Kantor Disdik Riau, Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Board 2024  

Senin, 13 Juli 2026 - 15:07

LHI Riau: Ketua Umum LSM AMATIR Mengaku Pimpinan CV Anugrah Pratama, Minta Jangan Ganggu Proyek UIN Suska

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:03

KPAI Kecam Keras: Desak 27 Pelaku Perkosa Remaja Segera Ditangkap

Berita Terbaru

Bengkalis

Polres Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:28

Kuansing

Polda Riau Menindak PETI, Sempat Diadang Warga Kuansing

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:27