Viral Polisi Tembak Polisi, Ini Kelanjutan Kasusnya

Rabu, 20 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teleskopnews.com – Viral polisi tembak polisi hingga membuat seluruh media dan pengguna sosial media membahasanya sampai tuntas.

Lantas bagaimana kelanjutan dari viral polisi tembak polisi? Berikut ini kelanjutan kasusnya yang saat ini sudah masuk babak baru.

Kejadian viral polisi tembak polisi mendapat atensi luar biasa dari semua kalangan. Sarat kejanggalan masih mendominasi pemberitaan.

Kalangan netizen pun ikut mengomentari kasus polisi tembak polisi yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Peristiwan kejadian polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo berlangsung pada (8/7) lalu.

Atas kejadian ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung melakukan langkah cepat dengan cara menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari jabatannya.

Irjen Ferdy Sambo menerima dan menghormati keputusan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah menonaktifkannya dari jabatan Kadiv Propam Polri.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyerap aspirasi masyarakat banyak terkait dengan proses pengusutan kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri.

Dengan menyerap aspirasi masyarakat tersebut, Sigit mengeluarkan kebijakan untuk menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri.

Viral Polisi Tembak Polisi

Kemudian Pengacara dari keluarga Brigadir J meminta Kapolri untuk menonaktifkan Brigjen Hendra Kurniawan dari jabatannya.

Tak hanya itu saja, Pengacara keluarga Brigadir J untuk mendesak Kapolri menonaktifkan Budhi Herdi Susianto dari jabatannya sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Peristiwa kasus polisi tembak polisi belakangan ini menjadi pusat perhatian semua pihak. Tak hanya media dan netizen juga memberikan pandangan.

Kasus ini pun menjadi sorotan karena di anggap banyak kejanggalan sebagaimana di sampaikan Menko Polhukam Mahfud Md hingga Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah membentuk tim khusus yang di pimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy untuk mengusut tuntas kasus ini.

Komnas HAM dan Kompolnas juga dilibatkan sebagai tim eksternal. Terbaru, Kapolri telah menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri.

Penonaktifan di tujukan agar penanganan kasus bisa berjalan transparan. Selain itu, pihak keluarga telah melaporkan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua.

Berita Terkait

Layanan Konsultasi Hukum Gratis di Muara Fajar Pekanbaru LBH Peduli Bangsa DPD KAI Riau Beri Bukti Nyata Pengabdian Kepada Bangsa
Buron Kasus Sabu 11 Kg Ditangkap: Bekerja untuk Napi di Rutan Dumai
Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Tanah, Seorang Pria di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi
Diduga Perkosa Karyawati di Toko, Pria Di Mandau Dilaporkan ke Polisi
Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Selada di Jalan Rajawali
Menolak Makan, Ibu Tiri di Siak Siksa Bocah Hingga Tewas
Polda Riau Buru Perusak Cagar Biosfer Giam Siak Kecil
Tipu-tipu Investasi: Ratusan WNA di Batam Ditangkap Imigrasi

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:17

Layanan Konsultasi Hukum Gratis di Muara Fajar Pekanbaru LBH Peduli Bangsa DPD KAI Riau Beri Bukti Nyata Pengabdian Kepada Bangsa

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:53

Buron Kasus Sabu 11 Kg Ditangkap: Bekerja untuk Napi di Rutan Dumai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:46

Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Tanah, Seorang Pria di Pekanbaru Dilaporkan ke Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:33

Diduga Perkosa Karyawati di Toko, Pria Di Mandau Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:10

Bhabinkamtibmas Kelurahan Laksmana Cek Ketahanan Pangan Bergizi, Tanam Selada di Jalan Rajawali

Berita Terbaru