Seleksi Mengerucut, 500 Peserta Bertahan: Berpeluang Mengisi 69 Posisi Kepsek di Riau

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU- Proses penjaringan calon kepala sekolah (Kepsek) SMA dan SMK negeri di Provinsi Riau terus menunjukkan dinamika ketat. Dari ribuan guru dan tenaga pendidik yang mendaftar sejak awal, kini hanya 500 peserta yang masih bertahan dan berpeluang mengisi 69 posisi kepala sekolah yang tersedia.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menyebut tingginya jumlah pendaftar mencerminkan besarnya minat serta semangat insan pendidikan untuk mengambil peran kepemimpinan di sekolah. Ia menilai antusiasme tersebut sebagai sinyal positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Lancang Kuning.

“Peminatnya luar biasa. Dari sekitar 9 ribu pendaftar yang lolos administrasi, seleksi berjalan bertahap hingga saat ini menyisakan kurang lebih 500 peserta,” kata Syahrial, Rabu, 4 Februari 2026.

Syahrial menjelaskan, seluruh tahapan seleksi dilakukan melalui mekanisme sistem yang telah ditetapkan, sehingga menjamin objektivitas dan keadilan bagi seluruh peserta. Proses ini masih akan berlanjut hingga terpilih kandidat terbaik yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Nanti ketika jumlahnya semakin mengerucut, bisa saja ada tahapan tambahan seperti wawancara, terutama saat sudah masuk tiga besar. Namun itu masih menunggu arahan pimpinan. Prinsipnya, seleksi berjalan transparan dan kredibel,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah menuntaskan proses verifikasi administrasi pendaftaran calon kepala sekolah yang berlangsung hingga 30 Januari 2026. Untuk memastikan seleksi berlangsung bersih, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara khusus meminta Sekdaprov Riau mengawasi seluruh rangkaian tahapan.

SF Hariyanto juga menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme panitia selama proses seleksi berlangsung. Ia mengingatkan agar tidak ada praktik-praktik yang mencederai kepercayaan publik.

Selain itu, Plt Gubernur Riau mengimbau para peserta agar tidak terpengaruh pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara tidak sah. Menurutnya, seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja dan kompetensi.

“Tidak ada calo atau tim tertentu. Semua dinilai secara fair. Bekerjalah dengan jujur, karena pimpinan akan menilai secara objektif,” ungkapnya.

Pemprov Riau juga membuka akses pengaduan bagi peserta maupun masyarakat jika menemukan indikasi pelanggaran selama seleksi. Pemerintah menjamin kerahasiaan identitas pelapor demi menjaga kenyamanan dan keamanan.

“Jika ada hal yang tidak sesuai aturan, silakan laporkan. Identitas akan kami lindungi. Dengan komitmen bersama, seleksi ini diharapkan berjalan lancar dan bermartabat,” ujarnya.**

 

sumber: RRI.CO.ID

Berita Terkait

Ancam Korban dengan Benda Mirip Senpi, Pelaku Curas di Rohil Ditangkap
Polres Dumai dan Satpol PP Razia Tiga Tempat Hiburan, 30 Pengunjung Dites Urine
Polisi Gerebek Kamar Kos di Dumai, Pria Diamankan dengan 3 Paket Sabu
Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI Dumai, Terpilih Aklamasi untuk Periode Kedua
Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia
‎DPRD Rohil Dan Camat Balai Jaya Satu Suara Kawal Perjuangan Rakyat: Lahan Eks HGU PT Salim Ivomas Pratama Dituntut Segera Mendapat Kepastian Hukum
Kunjungan Perdana ke Siak, Kapolda Riau Apresiasi Perjuangan Bupati Afni untuk Hak Daerah
Kabur ke Riau, DPO Kasus Penganiayaan Maut Ditangkap di Kapal Trawl

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

Ancam Korban dengan Benda Mirip Senpi, Pelaku Curas di Rohil Ditangkap

Minggu, 1 November 2026 - 21:24

Polres Dumai dan Satpol PP Razia Tiga Tempat Hiburan, 30 Pengunjung Dites Urine

Minggu, 1 November 2026 - 21:22

Polisi Gerebek Kamar Kos di Dumai, Pria Diamankan dengan 3 Paket Sabu

Minggu, 1 November 2026 - 09:40

Bambang Prayetno Kembali Pimpin PWI Dumai, Terpilih Aklamasi untuk Periode Kedua

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:39

Bea Cukai dan BNNK Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia

Berita Terbaru