Respon Cepat, Lapas Pekanbaru Tindaklanjuti Aduan Masyarakat Terkait Limbah

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menunjukkan respon cepat atas aduan masyarakat terkait dugaan bau tidak sedap yang bersumber dari pengelolaan limbah septic tank di lingkungan sekitar Lapas, Senin (30/03).

Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar, jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru segera berkoordinasi untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal secara sigap dan terukur.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, langsung melakukan pengecekan internal terhadap sistem sanitasi dan instalasi pengolahan limbah guna mengidentifikasi sumber permasalahan. Pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak adanya gangguan teknis yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Lapas Pekanbaru juga telah memanggil jasa sedot septic tank guna mengurangi potensi penumpukan limbah yang diduga menjadi sumber bau tidak sedap. Langkah ini dilakukan sebagai upaya awal untuk mengatasi permasalahan secara langsung sambil menunggu hasil pengecekan teknis secara menyeluruh.

Sebagai langkah lanjutan, Lapas Kelas IIA Pekanbaru bersama Kanwil Ditjenpas Riau akan menggandeng instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan pihak teknis lainnya, guna melakukan evaluasi serta memastikan sistem pengelolaan limbah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pihak Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang dirasakan akibat aroma tidak sedap tersebut. Selain itu, pihak Lapas turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aduan dan masukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Selain itu, pihak Lapas juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat untuk menerima laporan, masukan, maupun informasi tambahan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya transparansi serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui langkah cepat ini, diharapkan permasalahan dapat segera teratasi dan tidak kembali menimbulkan gangguan bagi warga sekitar. Sinergi antara pihak lapas, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan bersama.**

Berita Terkait

Udara Pekanbaru Kategori Tidak Sehat, PAUD hingga SMP Belajar Daring Dua Hari
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, PM2,5 Tembus Ambang Batas
Aset Mangkrak Diduga Milik BNI di Pekanbaru Dikeluhkan Warga, Minta Pengamanan dan Kejelasan Status
Awali Pekan dengan Kedisiplinan, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pimpin Apel Pagi
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
Upaya Deteksi Dini, Lapas Kelas IIB Rumbai Gelar Razia di Hunian Warga Binaan
Subdit Politik Dit Intelkam Polda Riau Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Perhelatan Pilkades Serentak di Kab. Inhil 
SMAN Plus Provinsi Riau Serukan Semangat Kemerdekaan di HUT RI ke-81

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:29

Udara Pekanbaru Kategori Tidak Sehat, PAUD hingga SMP Belajar Daring Dua Hari

Minggu, 6 September 2026 - 12:37

Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, PM2,5 Tembus Ambang Batas

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36

Aset Mangkrak Diduga Milik BNI di Pekanbaru Dikeluhkan Warga, Minta Pengamanan dan Kejelasan Status

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:35

Awali Pekan dengan Kedisiplinan, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pimpin Apel Pagi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:34

GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat

Berita Terbaru